Oleh windarto pada hari Minggu, 09 Agu 2020 - 14:56:32 WIB
Bagikan Berita ini :

Triwulan II 2020, DKI Catat Realisasi Investasi Tertinggi Nasional

tscom_news_photo_1596959792.jpg
Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, Benni Aguscandra menjelaskan sesuatu kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria yang sedang berkunjung ke Kantor DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta. (Sumber foto : dok: Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Provinsi DKI Jakarta mencatatkan realisasi investasi tertinggi secara nasional pada triwulan II 2020 (April-Juni), dengan total nilai investasi Rp 30,1 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta, Benni Aguscandra, mengatakan, raihan tersebut terbagi atas realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar US$ 0,8 miliar atau setara dengan Rp 12,2 triliun (kurs Rp 14.400 per dolar AS) dan realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 17,9 triliun.

"Alhamdulillah, DKI Jakarta kembali meraih pencapaian dalam bidang penanaman modal. Berdasarkan data BKPM, DKI Jakarta meraih realisasi investasi PMA dan PMDN sebesar Rp 30,1 triliun pada triwulan II 2020, dan menempati urutan pertama sebagai provinsi dengan realisasi investasi tertinggi di Indonesia," kata Benny Aguschandra melalui keterangan persnya, Sabtu (8/8/2020).

Benny mengatakan, realisasi investasi PMA dan PMDN DKI Jakarta selama semester I 2020 atau periode Januari hingga Juni, mencapai angka Rp 50,2 triliun. Hal ini memiliki arti, DKI Jakarta berkontribusi 12,5 persen dari total realisasi investasi PMA dan PMDN nasional yang nilainya sebesar Rp 402,6 triliun.

"Capaian ini menunjukkan, masih adanya geliat investasi di ibu kota meskipun saat ini Indonesia tengah mengalami pandemi Covid-19," tandasnya.

Benni mengakui, terjadi penurunan realisasi investasi PMA DKI Jakarta sebesar 10,29 persen pada triwulan II 2020 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

"Pasalnya, pandemi Covid-19 yang melanda berbagai negara di dunia telah mengakibatkan dampak terhadap perekonomian global sehingga terjadi perlambatan kinerja investasi," tegasnya.

Sebaliknya, kata Benny, realisasi investasi PMDN tetap menunjukkan performa positif pada triwulan II 2020 dengan mengalami kenaikan sebesar 10,49 persen jika dibandingkan dengan realisasi PMDN pada periode yang sama tahun lalu.

"Pencapaian ini merupakan bukti bahwa berbagai kebijakan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, saat pandemi Covid-19 menuju masyarakat sehat, aman dan produktif disambut baik oleh para investor dan tetap menciptakan lingkungan berusaha yang kondusif di Jakarta," jelasnya.

Benni menambahkan Pemprov DKI Jakarta, melalui DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta gencar melakukan promosi proyek- proyek potensial kepada para investor. Promosi tersebut, dilakukan dengan adaptasi kebiasaan baru mengikuti protokol pencegahan Covid-19.

"Kita juga senantiasa menghadirkan inovasi layanan perizinan dan non-perizinan yang memudahkan pelaku usaha untuk membangun bisnisnya di wilayah ibu kota," pungkas Benni.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...