Oleh Givary Apriman pada hari Selasa, 01 Sep 2020 - 09:12:06 WIB
Bagikan Berita ini :

DPR Dorong Tiga Kementerian Ini Untuk Maksimalkan Instrumen APBN Demi Ketahanan Nasional

tscom_news_photo_1598919448.jpg
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mendorong Pemerintah agar lebih memaksimalkan instrumen APBN untuk menjaga ketahanan nasional dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Untuk itu, Lasarus mengatakan pada jajaran Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan dan Kementerian Desa PDTT betul-betul melakukan serapan anggaran dengan sebaik-baiknya agar semakin bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Seperti, peningkatan program padat karya yang banyak menuai apresiasi. Demikian dipaparkan Lasarus saat memimpin Raker Komisi V DPR RI dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menhub Budi Karya Sumadi dan Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar, di Ruang Rapat Komisi V DPR RI, Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (31/08/2020).

“Komisi V berkomitmen untuk mendorong supaya mitra kerja bisa menyerap anggaran APBN dengan baik. Dengan demikian, sangat bisa membantu masyarakat. Seluruh elemen mengapresiasi program padat karya. Karena, memang berdampak langsung kepada masyarakat dibawah. Kami berharap, semua program padat karya bisa cepat dijalankan segera dan bisa membantu masyarakat dalam menghadapi pandemi,” kata Lasarus.

Di sisi lain, politisi PDI-Perjuangan tersebut mengapresiasi pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diraih oleh Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan dan Kementerian Desa PDTT dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Namun demikian, Lasarus kembali mengharapkan agar kurva serapan anggaran hingga bulan September dan Oktober mendatang dapat meningkat.

“Terkait pemeriksaan BPK mengenai Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Pemerintah, Komisi V mengapresiasi ketiga Kementerian yang mendapatkan predikat WTP," ujarnya.

Sementara mengenai serapan, pada akhir Agustus menjelang September tadi masih ada Kementerian yang serapannya di bawah 50 persen.

"Kami harap, bulan September dan Oktober kurvanya cepat sekali naik sehingga bisa membantu masyarakat,” pungkasnya

tag: #komisi-v  #dpr  #apbn  #kementerian-pupr  #kemenhub  #kemendes-pdtt  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Sebut Omnibus Law Untungkan Mahasiswa, Moeldoko: Yang Paham Tidak Akan Turun ke Jalan

Oleh Alfin Pulungan
pada hari Kamis, 22 Okt 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, mengatakan aksi unjuk rasa mahasiswa yang menolak Omnibus Law Undang-undang (UU) Cipta Kerja bertolak belakang dengan manfaat yang ...
Berita

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi, JPPI Berikan Rapor Merah Di Sektor Pendidikan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) menilai pendidikan belum menjadi prioritas negara selama satu tahun kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres ...