Oleh Givary Apriman pada hari Selasa, 08 Sep 2020 - 17:01:03 WIB
Bagikan Berita ini :

Dulu Tentang Politik Dinasti, Haris Rusly Moti : Dimana Aktivis 98?

tscom_news_photo_1599559184.jpeg
Haris Rusly Moti (Sumber foto : Teropong Senayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pagelaran Pilkada Serentak 2020 terus bergulir sekalipun kasus virus corona baru di Indonesia terus bertambah setiap harinya.

Bahkan tak jarang juga para bakal calon yang menggelar acara pengumpulan massa tersebut dengan mengabaikan protokol kesehatan.

Menanggapi hal tersebut Aktivis Petisi ’28, Haris Rusly Moti menyoroti tajam gelaran Pilkada Serentak 2020 dan terlebih banyak pihak telah memprediksi pilkada akan menjadi klaster baru sebaran virus corona.

Sorotan tajam Haris tertuju pada kehadiran keluarga Joko Widodo, di mana putra sulung, Gibran Rakabuming Raka dan sang menantu Bobby Nasution ikut dalam kompetisi.

“Sobat, konon kabarnya demi anak dan menantu melenggang di atas karpet emas jadi walikota, pilkada langsung 2020 dipaksakan dilaksanakan dengan mengabaikan protokol Covid 19 hingga melawan protokol ekonomi dalam menghadapi resesi,” ujar Haris melalui cuitan akun twitternya, Selasa (08/09/2020).

Mantan ketua umum PRD ini turut mempertanyakan beberapa kelompok yang kritis terhadap politik dinasti seolah menghilang.

Terkhusus lagi Haris mempertanyakan para kehadiran aktivis 1998, yang dulu sangat menentang oligarki dan politik dinasti di era Soeharto

“Demi membangun dinasti politik, rakyat dikorbankan. Di mana teman-teman 98 yang dulunya lawan KKN Orba?” tutupnya.

tag: #aktivis  #pilkada-2020  #corona  #gibran-rakabuming  #bobby-nasution  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Teropong Public Relation Award 2020
advertisement
Teropong Democracy Award 2020
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Ini Dia Teladan Demokrasi di Teropong Democracy Award 2020

Oleh Alfin Pulungan
pada hari Rabu, 28 Okt 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --  Tantangan terbesar Indonesia sepanjang 2020 adalah mewujudkan ketahanan demokrasi. Hanya dengan upaya membangun ketahanan demokrasi, maka sistem politik demokratis ...
Berita

Bantu Para Guru dan Murid, Ibas Salurkan WIFI Gratis

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dream Big, Work Hard and Never Give Up, begitulah pesan Edhie Baskoro Yudhoyono kepada para peserta yang hadir pada acara Program Nasional Partai Demokrat Penyerahan ...