Oleh Sahlan Ake pada hari Jumat, 11 Sep 2020 - 08:00:27 WIB
Bagikan Berita ini :

Gus Jalil Minta Masyarakat Disiplin Menerapkan Protokol Kesehatan

tscom_news_photo_1599786027.jpg
Jazilul Fawaid Wakil Ketua MPR (Sumber foto : Dokumen)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pandemi Covid-19 yang mulai menggejala di awal tahun 2020 hingga saat ini, wabah penularannya masih belum dikendalikan bahkan angka penularan terus meningkat. Hal demikian semakin mengkhawatirkan keselamatan dan kesehatan manusia.

Di beberapa media disebut kapasitas rumah sakit dan tenaga medis pun sudah kewalahan dan terancam melebihi kapasitas akibat penularan yang semakin tinggi.

Melihat hal itu, Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid prihatin. Ia pun meminta masyarakat menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan serius.

“Protokol kesehatan adalah mencegah penularan. Dalam dunia kedokteran mencegah lebih baik daripada mengobati,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, Jakarta, 10 September 2020.

Disebut protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 itu adalah memakai masker, menjaga jarak, dan sering mencuci tangan dengan menggunakan sabun. Protokol-protokol kesehatan itu menurut Jazilul Fawaid telah dikampanyekan dan disebar oleh pemerintah dari tingkat pusat dan daerah, kementerian, BUMN, lembaga swadaya masyarakat, organisasi keagamaan, dipasang mulai di tingat RT dan tempat-tempat umum. “Jadi tidak kekurangan dalam kampanye protokol kesehatan,” ungkapnya.

Pria asal pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu juga mengakui masyarakat sudah tahu apa itu protokol kesehatan. “Sayangnya dalam melaksanakan protokol kesehatan ada masyarakat yang tidak serius atau setengah-setengah,” tuturnya.

Dimaksud dengan setengah-setengah atau tidak serius adalah banyak orang yang memakai masker namun tidak menutupi hidung dan mulut. “Mereka memakai masker tapi posisinya tidak sesuai dengan protokol,” ungkapnya. Bahkan masker ada yang digantung di telinga atau di leher.

Dari sini menurut Jazilul Fawaid membuat masker bukan menjadi alat pelindung namun hanya sekadar sebagai syarat untuk bisa berada di luar rumah. “Ada yang menggunakan namun posisinya tidak tepat. Dipasang sesuai protokol kesehatan hanya bila ditegur yang lain atau aparat,” paparnya.

Tak hanya masker yang menjadi masalah, dirinya juga melihat masyarakat juga tidak bisa menjaga jarak yang sesuai aturan protokol kesehatan. “Masih banyak masyarakat berkerumun. Meski memakai masker namun kalau berkerumun, potensi penularan juga sangat tinggi,” ucapnya.

Jazilul Fawaid memuji banyak tempat yang telah menyediakan air dan sabun untuk cuci tangan. Namun dirinya kecewa bila di tempat yang ada galon atau tangki yang terpasang namun tidak ada airnya. “Tak hanya itu, sabunnya pun juga habis,” ungkapnya.

Hal-hal diataslah yang menurutnya perlu diatasi dan diselesaikan oleh semua pihak. Jazilul Fawaid mengajak kepada semua untuk berdisplin dalam menerapkan dan menegakkan protokol kesehatan. “Disiplin menerapkan protokol kesehatan merupakan kunci untuk mengatasi penularan Covid-19.

“Ayo kita berdisplin dalam mematuhi aturan. Disiplin ini buat kita dan orang lain,” tambahnya. Dengan berdisiplin maka bisa mencegah. Bila mampu mencegah maka akan penularan akan turun dan tidak membebani pemerintah, keluarga, dan masyarakat.

tag: #jazilul-fawaid  #pkb  #covid-19  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
TStrending
#1
Berita

23 Lansia Meninggal Setelah Divaksin Buatan Pfizer

Oleh
pada hari Sabtu, 16 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Setidaknya 23 orang Norwegia meninggal setelah menerima suntikan vaksin Covid-19 buatan Pfizer/BioNTech. Hal tersebut diungkapkan oleh pihak berwenang pada hari Kamis ...
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Efikasi Sinovac 65,3 Persen, Apa Artinya? Inilah Penjelasan IDI

Oleh Rihad
pada hari Minggu, 17 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Masih terdapat masyarakat yang ragu disuntik vaksin Sinovac. Sebab, berdasarkan uji klinis di Bandung, vaksin Sinovac memiliki efikasi atau tingkat kemanjuran ...
Berita

Pemerintah Diminta Jangan Tebang Pilih dalam Menegakkan Protokoler Kesehatan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan, menyoroti efektifitas langkah Pemerintah dalam menangani Pandemi Covid-19. Pasalnya, jumlah kasus harian ...