Oleh Sahlan Ake pada hari Sabtu, 12 Sep 2020 - 12:10:45 WIB
Bagikan Berita ini :

Warga Negara yang Baik Harus Paham dan Menjalankan Empat Pilar

tscom_news_photo_1599887445.jpg
Jazilul Fawaid Wakil Ketua MPR (Sumber foto : Dokumen)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua MPR RI Dr. Jazilul Fawaid SQ, MA menyatakan bangga bisa berkunjung dan melihat secara langsung Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara. Karena Konsel merupakan miniatur Indonesia dengan segenap kebhinnekaan.

Namun, keberagaman corak budaya, agama, asal usul dan adat budaya di Konsel tidak membuat masyarakatnya bercerai berai. Sebaliknya, kehidupan di Konsel selalu rukun damai, selalu diikat oleh persatuan dan kesatuan yang tak pernah luntur.

Model hidup bermasyarakat, inilah kata Jazilul yang mesti ditiru oleh daerah-daerah lain di Indonesia. Yaitu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa, meski beragam perbedaan hidup ada di sana. Ini penting agar masyarakat dapat menjalani kehidupannya dalam kedamaian dan kerukunan.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua MPR RI Dr. Jazilul Fawaid SQ, MA, pada Sosialisasi Empat Pilar MPR yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Konawe Selatan, Jumat (11/9) malam. Ikut hadir pada acara tersebut Bupati Konsel H. Surunuddin Dangga ST., MT. bersama jajaran forkopimda.

Selaku Pimpinan MPR, kata Gus Jazil ia berkewajiban menyebarluaskan dan memperkuat Empat Pilar. Karena keberadaannya sangat penting bagi persatuan dan kesatuan bangsa.

"Rukun iman itu ada enam, kita baru dikatakan beriman jika mempercayai keenam-enamnya. Sedangkan rukun Islam ada lima, yaitu bersyahadat, salat, puasa, berzakat dan naik haji. Jika kelimanya dijalankan dengan baik, maka pelakunya termasuk dalam kelompoknya kaum muslim. Sedangkan syarat menjadi warga negara yang baik adalah mengerti dan mengamalkan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, karena itulah MPR terus mensosialisasikan Empat Pilar, " kata Gus Jazil menambahkan.

Gus Jazil menyanjung partisipasi pemerintah daerah dalam pelaksanaan Empat Pilar. Karena keberadaan forum-forum kecil dalam masyarakat bisa mengurangi potensi akibat ketidaktahuan terhadap Empat Pilar. Bahkan, forum Sosialisasi Empat Pilar, seperti yang dilaksanakan di Konawe Selatan, bisa mengeliminir upaya - upaya mengubah Pancasila dari bentuk asli, yang sudah diterima oleh seluruh bangsa Indonesia.

"Kalau ada pemikiran yang berbeda tentang Pancasila, bisa dideteksi sejak dini. Karena itu penting membangun organ-organ kerukunan dan juga Empat Pilar. Pemerintah daerah, harus memiliki forum yang bisa mengklarifikasi kesalahpahaman dan ketidaktahuan masyarakat, terhadap Pancasila," kata Gus Jalil.

Pancasila, kata Gus Jazil merupakan hasil kompromi dan keputusan bangsa. Saat dalam pembahasannya, di sana terdapat mayoritas ulama. Karena itu, kalau saat ini ada pihak-pihak yang coba mengotak-atik, itu pasti akan membuat Indonesia goyah. Karena itu seluruh elemen bangsa harus ikut serta dalam upaya-upaya menjaga dan melestarikan Pancasila.

tag: #jazilul-fawaid  #pkb  #mpr  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Polda Tangkap Pelaku yang Keroyok Polisi

Oleh Rihad
pada hari Rabu, 21 Okt 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Polda Metro Jaya meringkus tiga orang pemuda lantaran mengeroyok seorang personel Polri yang berinisial AJS pada ricuh unjuk rasa Kamis (8/10). "Pelaku pengeroyokan ...
Berita

Penggelontoran Bansos Turut Dongkrak Kepuasan Masyarakat kepada Jokowi-Ma'ruf.

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Survei Indikator Politik Indonesia menyatakan 66 persen penduduk puas dengan kinerja Joko Widodo- Ma"ruf Amin. Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia ...