Oleh Rihad pada hari Jumat, 18 Sep 2020 - 22:27:53 WIB
Bagikan Berita ini :

Pelaku Mutilasi Itu Ternyata Pintar dan Pernah Ikut Lomba Olimpiade

tscom_news_photo_1600442873.png
Tersangka mutilasi digiring polisi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Seorang wanita yang dulu pintar, berubah menjadi pembunuh. LAS, wanita berusia 27 tahun membunuh demi memperoleh harta. LAS bersama teman lelaki, DAF, adalah tersangka pembunuhan berencana disertai mutilasi terhadap korban RHW (33) di Apartemen Pasar Baru Mansion, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkapkan bahwa penyidik menemukan fakta baru mengenai identitas pelaku. Yunus menjelaskan, LAS yang kini menganggur merupakan alumnus salah satu universitas terkenal di Jakarta. Cewek berambut pirang yang menjadi kekasih DAF itu pernah kuliah di fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam (FMIPA) kampus kondang.

"Yang kami baru dapat ternyata tersangka L ini adalah seorang sarjana dari salah satu universitas terkenal di Jakarta sini. MIPA atau kimia,” ungkap Yusri kepada wartawan di lokasi rekonstruksi, Jumat (18/9).

Yusri menambahkan, LAS juga pernah tercatat sebagai mahasiswa dengan prestasi bagus. Bahkan, LAS pernah mengikuti olimpiade kimia tingkat provinsi. Selain itu, LAS juga pernah bekerja di satu perusahaan ternama di Jakarta. LAS juga sering mengajar mahasiswa di bekas kampusnya serta beberapa universitas lain.

Karena pandemi Covid-19 merebak di berbagai daerah di Indonesia terutama Jakarta, akhirnya LAS menganggur. LAS mengaku berkenalan dengan DAF yang berprofesi sebagai tukang ojek.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadireskrimum) Polda Metro Jaya AKBP Calvijn Simanjuntak di lokasi sama mengatakan, DAF dan LAS merencanakan pembunuhan terhadap RHW karena motif ekonomi.

Awalnya LAS menggunakan aplikasi Tinder untuk mencari mangsa yang mau berhubungan ala suami istri dengannya. Skenario awal yang dirancang DAF dan LAS ialah memeras korban. "Tersangka DAF seolah-olah berperan menjadi suami dari LAS sebelum melakukan pemerasan terhadap korban," tutur Calvijn. Namun, rencana awal itu tak berjalan. Kedua pelaku sepakat untuk melakukan pembunuhan," ungkapnya.

Sebelumnya jajaran Polda Metro Jaya menangkap DAF dan LAS pada Rabu lalu (16/9). Kasus itu terungkap setelah polisi menyelidiki laporan tentang hilangnya RHW. DAF dan LAS menghabisi RHW di Apartemen Pasar Baru Mansion, Jakarta Pusat pada 9 September lalu. Selanjutnya sepasang kekasih itu memotong tubuh RHW menjadi 11 bagian dan menyimpannya di Apartemen Kalibata City, Jakarta

tag: #mutilasi  #pembunuhan  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Kepercayaan Publik Kepada Partai Demokrat dan PKS Meningkat Pasca Penolakan UU Ciptaker

Oleh Rihad
pada hari Senin, 19 Okt 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi dua pihak yang paling banyak menerima citra positif dari Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker). Hal itu ...
Berita

Waspada, Cuti Panjang Bisa Tingkatkan Penularan Covid-19

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Lonjakan kenaikan kasus penularan COVID-19 saat libur panjang selama lima hari, sejak Rabu (28/10) hingga Minggu (1/11) 2020 harus dicegah. Hal itu disampaikan Presiden Joko ...