Oleh Alfin Pulungan pada hari Senin, 21 Sep 2020 - 10:35:47 WIB
Bagikan Berita ini :

Tindak Lanjut Temuan Kasus Djoko Tjandra, MAKI Serahkan Bukti Istilah 'Bapak' dan 'King Maker' ke KPK

tscom_news_photo_1600659297.jpg
Bukti cuplikan percakapan antara jaksa Pinangki Sirna Malasari dan Anita Kolopaking saat mengurus fatwa membantu pembebasan Djoko Tjandra. (Sumber foto : MAKI)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengatakan telah menyerahkan dokumen sebanyak 200 halaman ke KPK terkait kasus Djoko Tjandra tentang temuan istilah "Bapak" dan "King Maker".

"Seluruh dokumen terdiri 200 halaman tersebut telah diserahkan kepada KPK dan kami telah melakukan penjelasan kepada KPK disertai tambahan dokumen lain dan analisa yang relevan pada hari Jumat tanggal 18 September 2020," kata Boyamin dalam keterangan tertulis kepada TeropongSenayan, Senin, 21 September 2020.

Boyamin juga menunjukkan cuplikan percakapan yang diduga antara jaksa Pinangki Sirna Malasari dan Anita Kolopaking saat mengurus fatwa untuk membantu pembebasan Djoko Tjandra.

Boyamin Saiman


Cuplikan percakapan itu terdiri dari empat baris kalimat yang berbunyi "Bapak sy brngkt ke puncak siang ini jam 12"; "Pantesan bapak jadi ga bisa hadir"; "Bukan itu jg bu"; dan "Krn Kingmaker blm clear jg".

Menurutnya, bahan-bahan tersebut dapat digunakan KPK untuk melakukan supervisi dalam perkara bersama Bareskrim dan Kejaksaan Agung. Untuk itu, ia meminta KPK segera menyelidiki bukti-bukti yang telah ia serahkan tersebut.

"Kami tetap meminta KPK untuk melakukan Penyelidikan dan Penyidikan baru atas bahan materi "Bapakku dan Bapakmu" dan "Kingmaker" dikarenakan telah Terstruktur, Sistemik dan Masif (TSM) atas perkara rencana pembebasan JST," katanya.

Apabila KPK tidak menindaklanjuti bukti-bukti yang ia serahkan, Boyamin menegaskan MAKI akan mengajukan gugatan praperadilan terhadap KPK.

"Praperadilan yang akan kami ajukan nanti adalah juga dipakai sarana untuk membuka semua isi dokumen tersebut agar diketahui oleh publik secara sah di hadapan hakim," tegasnya.

tag: #djoko-tjandra  #maki  #kpk  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Soroti Efektivitas PPKM Jawa-Bali, Aleg PKS: Mestinya Dibarengi Karantina Wilayah

Oleh Yoga
pada hari Minggu, 24 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa–Bali resmi diperpanjang.  Kebijakan yang semula dijadwalkan berakhir 25 Januari 2021 kemudian ...
Berita

Benny Harman Tanggapi Desakan untuk Bongkar Korupsi Bansos

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Anggota Partai Demokrat Benny Harman turut menanggapi kasus korupsi dana bantuan sosial (bansos). Hal tersebut disampaikan Benny Harman melalui cuitan di akun Twitter ...