Oleh Bachtiar pada hari Selasa, 22 Sep 2020 - 19:04:53 WIB
Bagikan Berita ini :

FPKS Dorong Perpusnas Dukung Wisata Sejarah

tscom_news_photo_1600776293.jpg
Ledia Hanifa Amaliah Politikus PKS (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Pepustakaan Nasional bisa melebarkan sayap menjadi salah satu pendukung wisata Indonesia lewat wisata sejarah.

Hal itu diungkap anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah, saat rapat kerja dengan Kepala Perpustakaan Nasional, Syarif Bando di Senayan (22/9).

“Kita berulang kali diingatkan agar tidak melupakan sejarah. Sementara Perpusnas sendiri memiliki dua UPT yang menarik yaitu Perpustakaan Proklamator Bung Karno dan Perpustakaan Proklamator Bung Hatta. Kalau dikolaborasikan tentu bisa saling dukung, misalnya lewat pengembangan wisata sejarah,” kata Ledia.

Kolaborasi ini menurut Ledia bisa dilakukan dengan menggandeng Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang saat ini salah satu fokusnya adalah pembenahan kembali sektor pariwisata yang sempat luluh lantak dihantam pandemi.

“Kedua perpustakaan ini mengandung nilai sejarah yang luar biasa, patut disosialisasikan pada masyarakat selain untuk mendukung program literasi. Maka Perpusnas bisa melakukan pendekatan pada Kemenparekraf agar bisa memunculkan katakanlah satu paket wisata sejarah yang bisa ditawarkan pada masyarakat. Sehingga kalau ada orang berwisata ke Sumatera tidak akan melewatkan kesempatan mengunjungi Perpustakaan Prokmalator Bung Hatta sementara kalau ke Jawa Timur tidak akan melewatkan kunjungan ke Perpustakaan Proklamator Bung Karno.”

Tentu saja hal ini membutuhkan kesiapan dan kreatifitas pengelolaan kedua Perpustakaan Proklamator tersebut. Baik dalam hal kelengkapan koleksi perpustakaan, ragam bentuk koleksi hingga sarana prasaran pendukung seperti penataan koleksi yang menarik dan penyediaan standar pelayanan minimal.

“Kelengkapan koleksi menjadi penting, begitu pula ragam bentuk koleksi. Misalnya saja saat ini perlu dilengkapi dan diperbanyak koleksi-koleksi perpustakaan dalam bentuk digital selain bentuk tercetak agar lebih menarik bagi kaum millenial dan anak-anak masa kini yang sudah bergitu akrab dengan produk digital,” Ledia mengingatkan.

Dalam rapat kerja dengan Kepala Perpusnas ini tercatat rencana anggaran pengelolaan Perpustakaan Proklamator Bung Karno pada 2021 sebesar 24,4 Miliar dan rencana anggaran pengelolaan Perpustakaan Proklamator Bung Hatta pada 2021 sebesar 9,5 Miliar Rupiah.

“Ini usulan saja dari kami, tetapi kalau bisa terlaksana tentu kita bisa mendapatkan 3 keuntungan sekaligus; dukungan atas program literasi, dukungan atas pemulihan pariwisata Indonesia dan dukungan untuk menjaga kelestarian dan sosialisasi sejarah Indonesia pada generasi muda dan masyarakat umum, termasuk turis mancanegara.” Pungkas Sekretaris Fraksi PKS ini.

tag: #dpr  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Kepercayaan Publik Kepada Partai Demokrat dan PKS Meningkat Pasca Penolakan UU Ciptaker

Oleh Rihad
pada hari Senin, 19 Okt 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadi dua pihak yang paling banyak menerima citra positif dari Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker). Hal itu ...
Berita

Waspada, Cuti Panjang Bisa Tingkatkan Penularan Covid-19

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Lonjakan kenaikan kasus penularan COVID-19 saat libur panjang selama lima hari, sejak Rabu (28/10) hingga Minggu (1/11) 2020 harus dicegah. Hal itu disampaikan Presiden Joko ...