Oleh windarto pada hari Rabu, 25 Nov 2020 - 21:21:47 WIB
Bagikan Berita ini :

Pastikan Kesiapan Pasca Panen, Direksi RNI Kunjungi Pilot Project Pengembangan Pangan Terintegrasi 1.000 Ha di Sukamandi

tscom_news_photo_1606314107.jpg
Direksi PT RNI melakukan kunjungan ke lokasi Pilot Project Pengembangan Pangan Terintegrasi 1.000 Ha Sukamandi, Senin, 23 November 2020, di Subang.  (Sumber foto : dok: Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Dalam rangka meninjau proses panen serta memastikan kesiapan aktivitas pasca panen, Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI) Arief Prasetyo Adi didamping Direktur Keuangan Pramusti Indrascaryo dan Direktur Manajemen Aset Endang Suraningsih melakukan kunjungan ke lokasi Pilot Project Pengembangan Pangan Terintegrasi 1.000 Ha Sukamandi, Senin, 23 November 2020, di Subang.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut pimpinan BUMN Pangan dan Pupuk, pimpinan lembaga terkait, akademisi, serta mitra strategis serta praktisi pangan.Adapun tokoh-tokoh yang hadir antara lain Ketua Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI) Prof. Dr. Dwi Andreas Santosa, Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi), Sutarto Alimoeso, Ketua Perpadi DKI Jakarta, H Nellys Soekidi, Direktur Pusat Kajian Pertanian dan Advokasi (Pataka) Yeka Hendra Fatika, Ketua Komite Tetap Hortikultura Kadin Indonesia Karen Tambayong dan sejumlah tokoh pedangan di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC).

Dalam kesempatan tersebut Arief bersama rombongan meninjau dan melakukan panen di Denfarm Varietas IF 16. Menurutnya, Pilot Project Pengembangan Pangan Terintegrasi seluas 1.000 Ha Sukamandi merupakan bagian dari upaya RNI untuk mengamankan proses hulu pertanian. Ia mengatakan, dari pengembangan yang telah dilakukan, terbukti sinergi BUMN Pangan dan Pupuk ini mampu memproduksi Gabah Kering Panen (GKP) di atas 8 ton per hektar seperti yang telah ditargetkan.

Setelah ini akan dilakukan proses lanjutan (post harvest), dari mulai penggilingan, pengemasan, hingga pendistribusian dan pemasaran. Semua proses itu dilakukan secara terintegrasi melalui sinergi BUMN Klaster Pangan.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan kunjungan ke Pabrik Pengolahan Benih Padi Terpadu (Intergrated Rice Seed Processing Plant) milik PT Sang Hyang Seri (Persero).

Melalui BUMN Klaster Pangan, Arief berkomitmen untuk mendorong pengembangan bibit unggul guna mendukung penguatan sektor pertanian nasional.

Usai melakukan kunjungan lapangan, dilaksanakan diskusi bersama segenap tokoh dan praktisi pangan. Acara yang digelar di Gedung Pertemuan SHS tersebut bertujuan untuk mendengar masukan serta sharingdari berbagai tokoh dan praktisi yang telah lama berkecimpung di bidang pangan. Dalam diskusi tersebut juga dibahas solusi dan improvementuntuk perbaikan tata kelola pangan nasional.

Acara ditutup dengan rapat internal yang dihadiri Direksi RNI, SHS, PT Pertani (Persero), PT Rajawali Nusindo, perwakilan PT Pupuk Kujang, serta jajaran manajemen SHS. Rapat membahas Pilot Project Pengembangan Pangan Terintegrasi 1.000 Ha Sukamandi.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...