Oleh Givary Apriman pada hari Kamis, 26 Nov 2020 - 03:28:23 WIB
Bagikan Berita ini :

Duit Hasil Benur Dipakai Edhy Prabowo Beli Barang Barang Mewah Dari Luar Negeri

tscom_news_photo_1606336053.jpg
Penyidik KPK menunjukan barang bukti dalam kasus OTT Menteri KKP Edhy Prabowo, Kamis dinihari (26/11/2020). (Sumber foto : Teropong Senayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka.

Politikus Partai Gerindra ini dijadikan tersangka karena diduga menerima suap uang hingga miliaran rupiah terkait perizinan tambak.

Setelah mendapatkan uang suap ini, Menteri Edhy Prabowo bersama istinya Iis Rosita Dewi dan sejumlah pejabat di Kementerian Perikanan lawatan ke Hawaii, Amerika Serikat.

Di sana, Edhy membelanjakan uang suap itu untuk membeli barang-barang mewah yang harganya fantastis. Seperti tas Hermes dan jam Rolex.

"Dari hasil tangkap tangan tersebut ditemukan ATM BNI atas nama AF, Tas LV, Tas Hermes, baju Old Navy, Jam Rolex, Jam Jacob n Co, Tas Koper Tumi dan Tas Koper LV," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pamolago saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 25 November.

Menurut Nawawi, duit yang dipakai untuk membelanjakan barang mewah itu baru sebagian. Yakni 750 Juta dari Rp3,4 miliar yang ada di Rekening BNI.

Nawawi merinci, operasi tangkap tangan terhadap Menteri Edhy bermula dengan adanya informasi dugaan penerimaan uang oleh Penyelenggara Negara.

"Pada tanggal 21 November 2020 sampai dengan 23 November 2020, KPK kembali menerima informasi adanya transaksi pada rekening bank yang diduga sebagai penampung dana dari beberapa pihak yang sedang dipergunakan bagi kepentingan Penyelenggara Negara untuk pembelian sejumlah barang mewah di luar wilayah Indonesia," bebernya.

Kemudian, pada hari Selasa tanggal 24 November, tim KPK bergerak dan membagi menjadi beberapa tim di area Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Tangerang Selatan, Depok (Jawa Barat) dan Bekasi (Jawa Barat) untuk menindaklanjuti adanya informasi dimaksud.

"Kemudian pada sekitar pukul 00.30 Wib, Tim langsung melakukan pengamanan," ujarnya.

Adapun dalam kasus ini KPK menetapkan 7 orang sebagai tersangka. Mereka adalah Menteri KKP Edhy Prabowo dan lima orang penerima suap yakni SAS, APM, SW, AS dan AN. Sedangkan Sebagai pemberi hadiah adalah SYT.

Para tersangka penerima disangkakan Pasal 12 ayat 1 huruf a atau b atau pasal 11 UU 31 1999 sebagaimana telah diubah UU 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP jo pasal 64 ayat 1.

tag: #edhy-prabowo  #menteri-kkp  #kementeri-kelautan-dan-perikanan  #lobster  #kpk  #partai-gerindra  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
TStrending
#1
TSBola

Ini Dia 10 Nama Suporter Terheboh Klub Sepakbola Dunia

Oleh
pada hari Sabtu, 22 Agu 2015
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Nama-nama suporter sepakbola di tanah air seperti melegenda. Sebut saja ada Jakmania, Bobotoh, Singo Edan, Bonek, Pasopati dan lainnya.Klub-klub sepakbola dunia juga punya ...
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Bengkulu Diguncang Gempa

Oleh Sahlan Ake
pada hari Minggu, 24 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Provinsi Bengkulu diguncang Gempa dengan Magnitudo (M=) 4,9, Minggu (24/1/2021), pukul 20.03 WIB. BMKG menyatakan, gempa tidak berpotensi tsunami.  Dari analisis ...
Berita

Garuda Indonesia Tetap Disiplin dalam Perawatan Meski Pandemi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra memastikan bahwa pihaknya tetap konsisten dalam melakukan perawatan pesawat. Hal tersebut tetap dilakukan meski dalam masa ...