Oleh Sahlan Ake pada hari Jumat, 08 Jan 2021 - 09:33:53 WIB
Bagikan Berita ini :

Irma Usul RS Swasta Diberikan Ruang Untuk Vaksinasi Mandiri Untuk Masyarakat

tscom_news_photo_1610073233.jpg
Vaksin Covid-19 (Sumber foto : Ilustrasi)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Politikus Nasdem non aktif Irma Suryani Chaniago mengusulkan, agar rumah sakit swasta diberikan kesempatan untuk membuka vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat.

Irma menyampaikan, vaksinasi Covid-19 akan dimulai pemerintah pada bulan Januari 2021 sampai bulan Maret 2022 artinya, waktu yang dibutuhkan untuk vaksinasi periode pertama dan kedua dibutuhkan waktu 1 tahun dengan jumlah vaksin 18,7 juta. Sementara kebutuhan vaksin seluruhnya berjumlah kurang lebih 250 jutaan.

"Pemerintah butuh waktu kurang lebih 3 tahun untuk melakukan vaksinasi covid-19 pada seluruh warga negara yang akan di vaksin. Saya menilai waktu 3 tahun tersebut sangat lama bagi indonesia untuk dapat keluar dari pendemi ini," kata Irma kepada wartawan, Jumat (8/1/2021).

Karena alasan tersebut, mantan Anggota DPR RI ini mengusulkan agar pihak swasta juga diberi ruang untuk dapat ikut serta menyediakan vaksinasi mandiri bagi yang memiliki dana dan ingin cepat melakukan vaksinasi, sehingga pemerintah dapat lebih leluasa dan fokus memperhatikan dan memprioritaskan paramedis, lansia, para pendidik, pedagang pasar tradisional, tunawisma dan rakyat yang tidak mampu.

"Betul konstitusi kita memerintahkan negara menyediakan vaksin gratis untuk seluruh rakyat dan itu sudah dilakukan oleh pemerintah, namun prmerintah juga jangan menutup pintu RS swasta untuk ikut berpartisipasi mendukung kerja pemerintah melalui penyediaan vaksin dan melakukan vaksinasi mandiri," kata ia.

Walaupun pemerintah memberikan vaksinasi gratis untuk masyarakat. Namun, ia melihat banyak masyarakat dengan ekonomi yang dianggap mampuh untuk segera melakukan vaksinasi mandiri. Hal ini bertujuan agar terhindar dari wabah Covid-19.

"Tetapi saya juga mengingatkan agar vaksin mandiri tersebut kualitas dan mereknya harus sama dengan yang diberikan pemerintah secara gratis agar tidak ada sakwasangka bahwa vaksin mandiri kualitasnya lebih baik dari vaksin yang diberikan oleh pemerintah," kata ia.

Irma menyampaikan, Indonesia harus segera memutus matarantai penyebaran covid-19 agar ekonomi bangsa dan negara terselamatkan.

"Dengan menyediakan vaksinasi gratis untuk semua warga negara dan sekaligus membuka ruang rumah sakit swasta untuk ikut berpartisipasi dengan vaksinasi mandiri, maka pemerintah telah melakukan pekerjaan “sekali dayung, dua pulau terlampaui" amanah konstitusi terpenuhi dan percepatan waktu vaksinasi juga terlampaui," tandasnya.

tag: #vaksin  #irma-suryani-chaniago  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Banner Ramadhan Ir. Ali Wongso Sinaga
advertisement
Banner Ramadhan H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Dompet Dhuafa: Sedekah Yatim
advertisement
Banner Ramadhan Mohamad Hekal, MBA
advertisement
Banner Ramadhan Sartono Hutomo, SE, MM
advertisement
Dompet Dhuafa: Parsel Ramadan
advertisement
Dompet Dhuafa: Zakat Fitrah
advertisement
Domper Dhuafa: Sedekah Quran
advertisement
Lainnya
Berita

Tak Sesuai Dengan Beberapa UU, TB Hasanuddin Desak Pemerintah Cabut PP 57/2021 Tentang SNP

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 16 Apr 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin mengecam terbitnya Pemerintah (PP) No 57 Tahun 2021 Tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP). Dalam PP ini ...
Berita

Larangan Mudik, Doni Monardo: Jangan Ada Yang Keberatan Agar Tidak Menyesal

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Letjen TNI Dr. (H.C.) Doni Monardo tak hentinya mengingatkan kembali ...