Oleh Sahlan Ake pada hari Senin, 02 Mar 2026 - 16:58:02 WIB
Bagikan Berita ini :

Kepemimpinan Baru, BPJS Ketenagakerjaan Optimis Perluas Jangkauan Kepesertaan

tscom_news_photo_1772445482.jpg
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta Deny Yusyulian (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta optimis, penetapan jajaran Dewan Pengawas dan Direksi baru BPJS Ketenagakerjaan periode 2026–2031 oleh Presiden Prabowo Subianto akan menjadi langkah penting untuk memperkuat perlindungan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) pekerja serta mendorong transformasi kelembagaan secara nasional.

Kepemimpinan baru diharapkan mampu mempercepat tercapainya cakupan perlindungan semesta (universal coverage), meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat tata kelola program Jamsostek di seluruh wilayah Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta Deny Yusyulian menyatakan jajaran wilayah menyambut positif keputusan pemerintah tersebut dan siap menjalankan arah kebijakan strategis yang telah ditetapkan oleh manajemen pusat.

”Pergantian kepemimpinan merupakan momentum untuk mempercepat perluasan perlindungan pekerja, khususnya sektor informal, pekerja mandiri, serta pelaku usaha mikro yang masih membutuhkan akses Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” ungkap Deny.

Menurut Deny kantor wilayah DKI Jakarta akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, asosiasi usaha, komunitas pekerja, serta berbagai pemangku kepentingan guna mendukung target peningkatan kepesertaan dan kepatuhan iuran.

Selain itu, Deny menyebut penguatan layanan digital, percepatan proses klaim, serta peningkatan kualitas pelayanan langsung kepada peserta menjadi fokus utama agar manfaat program semakin dirasakan masyarakat.

Deny berharap kepemimpinan baru mampu memperkokoh kepercayaan publik terhadap BPJS Ketenagakerjaan melalui tata kelola yang transparan dan profesional sekaligus memastikan keberlanjutan pengelolaan dana jaminan sosial.

”Kami optimistis dengan kolaborasi lintas sektor dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, perlindungan pekerja di DKI Jakarta maupun nasional dapat semakin luas sehingga turut memperkuat ketahanan sosial ekonomi pekerja sekaligus keluarganya,” cetus Deny.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi menetapkan susunan kepemimpinan baru BPJS Ketenagakerjaan melalui Keputusan Presiden Nomor 18/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan anggota Dewan Pengawas serta Direksi untuk masa jabatan 2026–2031 yang efektif berlaku mulai 19 Februari 2026.

Pada jajaran Direksi, Presiden menunjuk Direktur Utama baru, Saiful Hidayat, yang didampingi sejumlah direktur membidangi perencanaan strategis dan teknologi informasi, sumber daya manusia dan umum, kepesertaan, pelayanan, pengembangan investasi, serta keuangan.

Saiful Hidayat menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pemerintah sekaligus menegaskan arah strategis lima tahun ke depan melalui pendekatan 3C: Coverage, Care, dan Credibility. “Prioritas utama adalah memperluas kepesertaan secara terstruktur karena masih banyak pekerja, terutama sektor informal dan pekerja migran, yang belum terlindungi,” kata Saiful.

Saiful Hidayat menjelaskan perluasan tersebut akan dilakukan melalui percepatan akuisisi peserta baru, optimalisasi kanal distribusi, kolaborasi ekosistem, serta penguatan kepatuhan iuran agar perlindungan berjalan berkelanjutan. Pada aspek layanan, Saiful menekankan penguatan kualitas pelayanan berbasis inovasi dan transformasi digital. “Pelayanan harus lebih cepat, mudah, transparan, dan benar-benar dirasakan sebagai kehadiran negara bagi pekerja dan keluarga,” ujar Saiful.

Fokus implementasi mencakup percepatan proses klaim, penguatan manfaat program termasuk layanan tambahan perumahan, serta pembangunan pengalaman layanan digital terpadu dari awal hingga akhir.

Sementara pada aspek tata kelola, Saiful Hidayat menegaskan pentingnya kredibilitas melalui integrasi data, proses yang akuntabel, serta kolaborasi strategis dengan para pemangku kepentingan.

“Penguatan kredibilitas data, proses, kepatuhan, dan kolaborasi diharapkan meningkatkan kepercayaan pemerintah, pemberi kerja, dan masyarakat,” kata Saiful Hidayat.

Dirinya yakin dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan dan pengawasan Dewan Pengawas, BPJS Ketenagakerjaan akan semakin profesional, terpercaya, dan mampu memperkuat ketahanan sosial ekonomi nasional secara berkelanjutan.

Di kesempatan terpisah, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kelapa Gading, Ivan Sahat H. Pandjaitan mengatakan pihaknya siap mengawal mandat dari jajaran direksi baru untuk melakukan akselerasi di tingkat operasional.

Menurutnya, visi 3C (Coverage, Care, dan Credibility) yang dicanangkan Direktur Utama Saiful Hidayat merupakan kompas yang tepat untuk menjawab tantangan dinamika dunia kerja saat ini.

"Kami di tingkat kantor cabang adalah ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan peserta. Fokus kami adalah memastikan bahwa setiap kebijakan strategis dari pusat, terutama terkait perlindungan pekerja informal di wilayah Jakarta Utara, dapat terimplementasi dengan cepat dan tepat sasaran," ujar Ivan.

Ivan menambahkan, wilayah Kelapa Gading memiliki karakteristik ekonomi yang unik dengan perpaduan sektor formal yang kuat dan ekosistem UMKM serta pekerja mandiri yang sangat dinamis. Oleh karena itu, inovasi layanan digital dan kemudahan akses klaim menjadi prioritas untuk meningkatkan kepuasan peserta.

"Semangat baru dari jajaran direksi ini menjadi suntikan motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan yang melampaui ekspektasi. Kami ingin setiap pekerja di wilayah Kelapa Gading merasa tenang saat bekerja karena mereka tahu ada perlindungan negara yang kredibel di belakang mereka," tukas Ivan.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement