Oleh windarto pada hari Sabtu, 09 Jan 2021 - 22:15:05 WIB
Bagikan Berita ini :

Adira Insurance Raih Premi Rp1,94 Triliun di Kuartal III 2020

tscom_news_photo_1610205305.jpg
Petugas dari Adira berfoto depan mobil derek (Sumber foto : dok: Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pandemi Covid-19 Memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Sebagai gambaran, perekonomian Indonesia mengalami kontraksi 5,32% pada semester 1 2020 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi ini memiliki dampak langsung terhadap industri asuransi. Tercatat perusahaan asuransi umum hanya mampu mengumpulkan premi Rp37 Trilliun atau lebih rendah 6,1% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Hassan Karim, Chief Marketing Officer PT Asuransi Adira Dinamika Tbk (Adira Insurance), mengatakan, “Dampak dari pandemi ini bukan hanya secara kesehatan, namun secara finansial dan psikologis. Namun, dalam masa yang penuh ketidakpastian inilah peran perusahaan asuransi menjadi sangat penting, untuk hadir bagi pelanggan serta memberikan dukungan dan perlindungan yang komprehensif.”

Dengan kondisi perekonomian yang menurun disebabkan oleh pandemi Covid-19, Adira Insurance tetap berhasil membukukan premi sama dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp1,94 Triliun untuk produk asuransi konvensional.

Perusahaan berhasil membukukan premi bruto kuartal III/2020 senilai Rp1,50 Triliun atau naik sebesar 2,3% (yoy) dari kuartal III/2019 senilai Rp1,47 Triliun.

“Kami optimis pencapaian tahun 2021 akan lebih baik dibandingkan dengan tahun 2020. Hal ini didukung oleh optimisme terhadap akhir pandemi dan perekonomian yang akan kembali bertumbuh pasca pandemi. Setelah Covid-19, kami yakin Pelanggan akan memiliki standar yang lebih tinggi tentang produk perlindungan dan bagaimana mereka mendapatkan perlindungan. Kami akan berfokus untuk memperkuat data pelanggan kami, untuk memberikan proposisi yang lebih baik, menggabungkan digital dan data analitik untuk mendorong pertumbuhan premi,” ujar Hassan memaparkan.

Saat ini Zurich memegang 80% saham Adira Insurance dan menjadi asuransi umum internasional teratas di Indonesia.

“Indonesia merupakan salah satu pasar yang sangat penting bagi Zurich, kami melihat peluang yang sangat besar di industri asuransi di Indonesia. Kami berkomitmen untuk memberikan perlindungan komprehensif untuk masyarakat Indonesia melalui asuransi jiwa, asuransi umum konvensional dan Syariah. Sinergi ini akan membawa banyak peluang bagi Adira Insurance dan juga bisnis Zurich di Indonesia.” tutup Hassan.

·

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Bisnis

Raih ISO 37001:2016 BGR Logistics Serius Terapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan

Oleh windarto
pada hari Senin, 25 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics, BUMN Logistik di Indonesia berhasil peroleh ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan ...
Bisnis

Hutama Karya Yakin Pekanbaru-Padang Sepanjang 254 Km Selesai Tahun Ini

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) terus melanjutkan penyelesaian pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), salah satunya ruas Tol Pekanbaru – Bangkinang ...