Oleh Bachtiar pada hari Senin, 18 Jan 2021 - 12:35:43 WIB
Bagikan Berita ini :

Telkom Ajak Netflix untuk Berikan Layanan Terbaik kepada Masyarakat Indonesia

tscom_news_photo_1610948143.jpeg
Karyawan Indihome (Telkom) (Sumber foto : Humas PT. Telkom)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang belum mereda di Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus berupaya maksimal mendukung produktivitas masyarakat Indonesia, melalui layanan akses internet untuk berbagai kebutuhan primer yang mengubah kebiasaan (behavior)masyarakat.

Layanan akses internet ini digunakan mulai dari belajar dari rumah (Learning From Home) hingga bekerja dari rumah (Work from Home).

Telkom sebagai penyedia jaringan telekomunikasi, hingga akhir tahun 2020 telah membentangkanfiber optic-nya sepanjang 166.343 kilometer dari pusat kota hingga ke pelosok desa di seluruh wilayah nusantara.

Hal ini setara dengan membentangkanfiber opticseluas4 kali keliling bumi. Saat ini dari 514 kabupaten/kota, setidaknya 96,5% kabupaten/kota atau sebanyak 496 kabupaten/kota telah dijangkau IndiHome.

Di wilayah kecamatan, IndiHome berhasil menjangkau72,1% kecamatanatau sebanyak 5.115 dari 7.094 kecamatan dan di tingkat kelurahan/desa, IndiHome telah menjangkau41% kelurahan/desaatau sebanyak 34.285 dari 83.447 kelurahan/desa.

IndiHome hadir tidak hanya di klaster-klaster tertentu di kota besar dengan hanya mempertimbangkanreturn on investment(ROI) besar tapi juga sebagai garda terdepan bangsa untuk mendukung masyarakat tetap bisa maju dan beraktivitas dalam situasi pandemi saat ini.

Hal ini dibuktikan 9 pulau terluar di Indonesia juga telah dijangkau oleh IndiHome antara lain Pulau Bintan, Pulau Karimun, Pulau Kei, Pulau Alor, Pulau Simeulue, Pulau Weh, Pulau Sebatik, Pulau Rote, Pulau Sabu.

Aksi nyata tersebut, mengantarkan IndiHome sebagai layananfixed broadbandterbesar dan menjadimarket leaderdengan85%market sharedi Indonesia. Jumlah pelanggan IndiHome sampai akhir tahun 2020 mencapai 8 juta pelanggan.

Segala aktivitas yang serba daring, berdampak signifikan pada jumlah konsumsibandwidthdi Indonesia.

Telkom berharap kepada segenap lapisan masyarakat untuk lebih bijak dalam mengonsumsi internet, terutama saat mengakses layanan dari penyedia konten hiburan milikcontent providerasing yang mengkonsumsi jumlahbandwidthlebih besar.

Selain itu,content providerpun juga diharapkan dapat turut serta berkontribusi khususnya dalam upaya peningkatan kualitasbandwidthyang dapat dirasakan oleh seluruh pelanggan di Indonesia.

“Saat ini pelanggan IndiHome 8 juta, tetapidevice connectedatau perangkat yang terhubung dengan IndiHome selama pandemi sejumlah 66 juta, artinya Wifi IndiHome menjadi pusat koneksi di rumah untuk kegiatan masyarakat,” kata FM Venusiana R., Direktur Consumer Service Telkom, Senin (18/01/2021).

Untuk kenyamanan layanan, Telkom selalu menjaminkan kapasitas infrastruktur danbandwidth.

“Kami berharap semua saling mendukung, masyarakat bijak dalam mengonsumsi internet, dan para penyedia konten dapat segera bekerjasama dengan operator internet untuk bisa meningkatkan layanannya kepada masyarakat,” lanjut Venusiana.

Untuk diketahui, ada tiga cara layanan konten atau sering disebut layananOver-the-Top(OTT) dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia. Pertama dengan caradirect peering(sambungan langsung antara operator Internet dengan Penyedia OTT), keduaContent Delivery Network(CDN) di mana Penyedia OTT dapat menyewa CDN milik operator internet dan ketiga melalui gatewayInternet Exchange (IX)yaitu menggunakan saluranbandwidthinternasional milik operator internet yang dapat dilewati oleh semua penyedia OTT dengan peluang yang sama.

Sejak Telkom membuka kembali layanan Netflix di layananfixed broadbandIndiHome pada Juli 2020 lalu, Netflix menyalurkan kontennya dengan menggunakan cara ketiga yaitu melaluiInternet Exchange(IX) di Global sehinggabandwidthyang terhubung ke IX digunakan secara bersama sama dengan content lainnya yang belum mempunyaidirect peeringataupun CDN di Indonesia.

Akibatnya, performansi kualitas Netflix tergantung pada kondisi pipabandwidthtersebut. Di sisi lain, Telkom juga perlu menjaga akses dari pelanggan ke arahcontentlainnya.

Terkait dengan informasi yang disampaikan diwebsiteNetflix yang mengarahkan opini masyarakat dengan Ranking Kecepatan maka itu adalah cara yang kurang bijak di saat diskusi terkait penyediaan layanan berkualitas sedang dilakukan B2B(Business to Business)antara 2 Perusahaan. Telkom menjamin tidak ada pembedaan perlakuan untuk semuaOver-the-Top(OTT) termasuk Netflix ketika menggunakanInternet Exchange (IX)atau saluranbandwidthinternasional milik Telkom.

Telkom berharap, OTT asing seperti Netflix dapat menyimpan dan memproses datanya di Indonesia bukan di luar negeri. Terdapat berbagai dampak negatif yang terjadi jikadata centerberada di luar negeri.

Di antaranya, tidak ada kedaulatan data atau rawan disalahgunakan oleh pihak lain, cadangan devisa Indonesia semakin terkuras dan ketiga jika ada masalah teknis tidak dapat diselesaikan dengan cepat.

“Jika kondisi ini dibiarkan, belanja modal dan beban operasi hanya habis untuk peningkatan kapasitas jaringan demi Netflix saja. Ini semua ditanggung Telkom. Sementara dari Netflix tak ada upaya apapun, monopoli penggunaanbandwidtholeh Netfilx saat ini sudah sangat besar dan diskriminatif,"jelas Dian Rachmawan, Direktur Wholesale & International Service Telkom.

Sejauh ini, Telkom sudah menawarkan solusi kerjasama kepada Netflix untuk menggunakandirect peeringatauContent Delivery Network(CDN), namun sampai saat ini tidak ada tanggapan apapun dari pihak Netflix.

Solusi tersebut bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah meningkatkan kontribusi pajak dari penyedia OTT dari luar negeri. Selain itu, solusi tersebut juga dilakukan demi kepentingan pelanggan agar dapat menikmati seluruh layanan konten dengan nyaman dan berkualitas.

“Sikap Netflix ini berbeda dengan yang mereka lakukan di negara asalnya di mana Netflix bersedia melakukan kerjasamadirect peeringdengan operator setempat seperti AT&T, Comcast, dan Verizon. Kontribusi Netflix bagi perekonomian Indonesia terbilang sangat kecil, hanya lewat PPN dari pelanggan Netflix Indonesia saja. Sementara kita harus menambah kapasitas jaringan agar pelayanan terhadap pelanggan Telkom tetap terjaga,” lanjut Dian.

Telkom bersama layananfixed broadbandunggulan milik bangsa yaitu IndiHome terus berkomitmen dalam memenuhi kebutuhan digital masyarakat Indonesia, baik dari penyediaan akses konektivitas yang stabil hingga kebutuhanentertainmentyang sesuai dengan moral bangsa demi terwujudnya Indonesia Maju.

tag: #pt-telkom  
Bagikan Berita ini :
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Bisnis

Cek Harga Emas Antam Hari Ini

Oleh Ariful Hakim
pada hari Sabtu, 06 Mar 2021
JAKARTA(TEROPONGSENAYAN)--Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk pada Sabtu (6/3/21) berada di angka Rp 923.000 per gram.  Angka tersebut naik Rp 5.000 jika dibandingkan dengan harga ...
Bisnis

Garuda Indonesia Melayani Rapid Test Antigen Gratis

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Garuda Indonesia melayani rapid test Antigen gratis bagi seluruh penumpang rute domestik. "Tentunya kami harapkan, hadirnya layanan rapid test Antigen gratis ini dapat ...