Berita
Oleh Ariful Hakim pada hari Jumat, 12 Feb 2021 - 17:33:41 WIB
Bagikan Berita ini :

Kejagung Dalami Transaksi Keuangan BPJS Ketenagakerjaan

tscom_news_photo_1613126021.jpg
Gedung Kejaksaan Agung (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA(TEROPONGSENAYAN)-- Penyidik JampidsusKejaksaan Agung mengatakan tengah mendalami transaksi terkait kasus pengelolaan keuangan dan dana investasi diBPJS Ketenagakerjaan.

Pendalaman transaksi dilakukan untuk mengetahui kerugian negara yang besar dalam BPJS Ketenagakerjaan yang ditaksir mencapai Rp20 triliun.

"BPJS ini sekarang tahapannya itu masih pendataan, transaksi-transaksinya jadi masih agak lama (penetapan tersangka)," kata Direktur Penyidikan Jam Pidsus Kejagung, Febrie Adriansyah kepada wartawan, Jumat (12/2/2021).

Febrie menuturkan, pendataan transaksi itu dilakukan untuk melihat kerugian negara dalam perusahaan pelat merah BPJS Ketenagakerjaan. Dia menduga, adanya kerugian negara dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi di BPJS TK.

"Karena di lihat begini yang jelas BPJS dalam tiga tahun ada kerugian cukup besar," beber Febrie.

Diperkirakan kerugian keuangan negara di BPJS Ketenagakerjaan mencapai Rp20 triliun. Meski begitu hal itu masih dalam tahap penghitungan kerugian keuangan negara oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Jadi jaksa mendalami ini kerugian yang mencurigakan itu apakah memang ada kesengejaan untuk merugikan BPJS oleh oknum," tegas Febrie.

tag: #kejaksaan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Putusan MK Soal Sisa Kuota Internet, Wakil Ketua Komisi I: Berikan Perlindungan Lebih Kuat Kepada Hak Konsumen

Oleh Fath
pada hari Minggu, 26 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan agar kuota internet yang sudah dibeli bisa dipakai ...
Berita

Pekerja Migran Indonesia Jadi Korban TPPO, Dijanjikan Kerja di Turki Berujung ke Libya

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Polda Metro Jaya mengungkap dugaan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO dengan modus pemberangkatan calon pekerja migran Indonesia secara nonprocedural. Para korban ...