Oleh Rihad pada hari Senin, 08 Mar 2021 - 21:39:29 WIB
Bagikan Berita ini :

Pasca KLB Demokrat, Maju Kena Mundur Kena

tscom_news_photo_1615214369.png
Ariady Achmad (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjadi Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa Partai Demokrat di Hotel The Hill, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat malam, (5 Maret 2021).

Kejadian ini membuat Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mutung dan tentu "Hal tersebut membuat kubu SBY dan AHY masuk dalam situasi "maju kena mundur kena"," kata Ariady Achmad, mantan anggota DPR.

Ada dua kemungkinan bisa saja terjadi Pertama, kubu Moeldoko disyahkan oleh pemerintah dengan segala pertimbangannnya .Jika ini terjadi maka SBY dan AHY akan menjadi korban dari KLB di Sibolangit. Demikian juga jika Moeldoko tidak diakui oleh pemerintah, mereka bisa juga menempuh memproses ke pengadilan. Akibatnya, kasus ini akan menjadi panjang dan berlarut-larut

Terjadilah adu kekuatan antara SBY (termasuk AHY) dengan Moeldoko. Keduanya memiliki kekuatan masing-masing. "SBY adalah Presiden Indonesia dua periode,Jendral,mantan Kasosoplol ABRI," kata Ariady mencontohkan.

Sementara itu Moeldoko juga seorang jenderal/Mantan Panglima TNI,KSP.Jadi akan ada adu kekuatan dan strategi yg piawai antardua orang tokoh tersebut," katanya lebih lanjut.

Ariady menyatakan kini tinggal bagaimana kedua pihak baik SBY dan AHY serta Moeldoko menjalankan strateginya untuk bisa memperebutkan posisi sebagai ketua umum Partai Demokrat yang akan diakui pemerintah. Selain di pemerintah, pertarungan juga masih bisa berlanjut hingga ke Pengadilan Tata Usaha Negeri dan prosesnya masih dan berliku.

tag: #ahy  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Banner Ramadhan H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Banner Ramadhan Sartono Hutomo, SE, MM
advertisement
Banner Ramadhan Mohamad Hekal, MBA
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Lainnya
Berita

Jawa Tengah Siapkan Skenario Arus Mudik Nekad yang Bisa Capai 4,6 Juta Orang

Oleh Rihad
pada hari Selasa, 13 Apr 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan keputusan pelarangan mudik dari pemerintah pusat sudah tepat. Sebab, dari pengalaman sebelumnya selalu terjadi lonjakan ...
Berita

Himbauan Kemenkes tentang Tata Cara Tarawih

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Meski pemerintah membolehkan shalat tarawih, protokol kesehatan harus dijalankan dengan ketat. "Diimbau tidak membawa anak berusia di bawah 10 tahun Atau untuk ...