Oleh TEDDY GUSNAIDI Wakil Ketua Umum / Juru Bicara Partai Garuda pada hari Selasa, 26 Sep 2023 - 16:23:30 WIB
Bagikan Berita ini :

Semangat Bro Kaesang

tscom_news_photo_1695720210.jpg
Teddy Gusnaidi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Terhitung sudah 6 anak Presiden RI yang menjabat dan pernah menjabat sebagai Ketua umum Partai Politik. Dari Megawati, Sukmawati, Tommy Soeharto, Yenny Wahid, AHY hingga yang terbaru adalah Kaesang Pangarep. Jadi bukan lagi hal baru dan mengagetkan jika ada anak Presiden menjadi Ketua umum Partai Politik.

Begitupun dengan perbedaan Partai Politik anak-anak Presiden, bukan hal yang baru, sehingga ketika Kaesang berbeda Partai dengan Gibran bahkan dengan Jokowi, itu menjadi hal yang biasa. Karena berbeda kendaraan bukan berarti harus memutuskan persaudaraan.

Walaupun bukan hal yang baru anak Presiden jadi Ketua umum Partai Politik, tapi bagi Kaesang ini tentu hal yang baru, beliau menahkodai sebuah Partai politik dan tentu harus menjalani berbagai tantangan dan rintangan yang tidak mudah.

Maka dari itu Partai Garuda menyatakan, Semangat Bro Kaesang!

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Lainnya
Opini

Menutup Lima Jalur Haram Karier Pejabat: Ujian Awal Pemerintahan Prabowo

Oleh Muhammad Said Didu
pada hari Selasa, 17 Mar 2026
Di negeri yang konon menjunjung tinggi demokrasi dan meritokrasi, kita justru menyaksikan ironi yang berulang: jabatan publik tidak lagi menjadi hasil dari kompetensi, integritas, dan rekam jejak, ...
Opini

Yuan, Minyak, dan Perang: Ketika Iran Mengguncang Dominasi Dolar dan Membuka Topeng Oligarki Global

Dunia hari ini tidak sedang baik-baik saja. Namun yang lebih berbahaya: dunia juga tidak lagi jujur. Di balik narasi “demokrasi”, “HAM”, dan “stabilitas ...