Oleh Sahlan Ake pada hari Sabtu, 18 Apr 2026 - 11:59:41 WIB
Bagikan Berita ini :

Andina Thresia Narang Dorong Literasi Digital untuk Dukung Swasembada Air Nasional

tscom_news_photo_1776488381.jpg
Anggota Komisi I DPR RI Andina Thresia Narang (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bekerja sama dengan Komisi I DPR RI menyelenggarakan Webinar Literasi Digital bertema “Swasembada Air” pada Senin (13/4) pukul 12.00 WIB di Digi Studio, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan di era digital.

Webinar ini menghadirkan Andina Thresia Narang sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Andina menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan salah satu isu strategis nasional yang memerlukan perhatian serius, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan air akibat pertumbuhan penduduk dan perkembangan wilayah perkotaan.

Menurut Andina, transformasi digital dapat berperan penting dalam mendukung pengelolaan sumber daya air yang lebih efisien dan berkelanjutan. Pemanfaatan teknologi digital, seperti sistem monitoring berbasis data, pengelolaan distribusi air, serta integrasi informasi, dapat membantu meningkatkan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat.

“Swasembada air tidak hanya bergantung pada ketersediaan sumber daya alam, tetapi juga pada bagaimana kita mengelolanya secara efektif. Teknologi digital dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan keberlanjutan dalam pengelolaan air,” ujar Andina.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan literasi digital masyarakat agar mampu memahami dan mendukung upaya pengelolaan air secara bijak. Menurutnya, kesadaran masyarakat dalam menggunakan air secara efisien serta memanfaatkan teknologi menjadi bagian penting dalam mencapai swasembada air.

Lebih lanjut, Andina menyampaikan bahwa Komisi I DPR RI terus mendorong penguatan kebijakan yang mendukung transformasi digital di berbagai sektor, termasuk sektor pengelolaan sumber daya air. Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dalam menciptakan sistem pengelolaan air yang berkelanjutan.

“Kita membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam memastikan ketersediaan air yang cukup dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Selain menghadirkan narasumber dari Komisi I DPR RI, webinar ini juga menghadirkan Sandhi Eko Bramono sebagai narasumber akademisi dan praktisi. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya perencanaan program dan penganggaran yang tepat dalam mendukung pembangunan infrastruktur sanitasi dan pengelolaan air yang berkelanjutan.

Sementara itu, Syahrul Hasan menyoroti implementasi pengelolaan air di tingkat daerah, termasuk tantangan distribusi dan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa inovasi dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas layanan air di perkotaan.

Kegiatan yang dipandu oleh MC M. Fata Rayyan dan dimoderatori oleh Alyvia Indria Putri ini berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif peserta dari berbagai kalangan, termasuk pelajar, mahasiswa, tenaga profesional, serta masyarakat umum. Diskusi yang berlangsung membahas berbagai strategi dalam mewujudkan swasembada air melalui pemanfaatan teknologi digital.

Sebagai penutup, kegiatan webinar turut dimeriahkan dengan penampilan hiburan dari SC Band yang menambah suasana hangat dan interaktif selama acara berlangsung.

Melalui kegiatan ini, Direktorat Jenderal KPM Komdigi bersama Komisi I DPR RI berharap literasi digital masyarakat semakin meningkat sehingga mampu mendorong pemanfaatan teknologi secara produktif dalam mendukung pengelolaan sumber daya air.

Dengan kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan, diharapkan Indonesia dapat mewujudkan swasembada air yang berkelanjutan dan merata bagi seluruh masyarakat.

tag: #dpr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement