
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Komisi I DPR RI kembali menyelenggarakan Webinar Literasi Digital bertema “Swasembada Air” pada Selasa (12/5) pukul 12.00 WIB di Digi Studio, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sumber daya air secara bijak dan berkelanjutan di tengah meningkatnya tantangan lingkungan dan pertumbuhan penduduk.
Hadir sebagai narasumber utama, Andina Thresia Narang menegaskan bahwa air merupakan kebutuhan dasar sekaligus aset strategis bangsa yang harus dijaga bersama untuk mendukung keberlanjutan kehidupan dan pembangunan nasional.
Dalam paparannya, Andina menyampaikan bahwa Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan sumber daya air, mulai dari perubahan iklim, pencemaran lingkungan, alih fungsi lahan, hingga meningkatnya kebutuhan air bersih di berbagai wilayah.
“Air adalah sumber kehidupan. Karena itu, upaya mewujudkan swasembada air harus menjadi perhatian bersama agar masyarakat memiliki akses terhadap air bersih yang aman dan berkelanjutan,” ujar Andina.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dan literasi masyarakat dalam mendukung pengelolaan air yang lebih efektif. Menurutnya, transformasi digital dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi distribusi air, pengawasan kualitas lingkungan, hingga edukasi publik mengenai konservasi air.
Sebagai Anggota Komisi I DPR RI, Andina menilai bahwa penguatan kesadaran masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air nasional. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup hemat air dan peduli terhadap lingkungan.
“Ketahanan air tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat. Kesadaran kolektif menjadi kunci menjaga keberlanjutan sumber daya air kita,” tegasnya.
Turut hadir sebagai narasumber, Dibyo Saputro, yang memaparkan berbagai strategi pemerintah dalam memperkuat sistem pengelolaan air bersih, termasuk pengembangan infrastruktur dan perencanaan program air minum nasional.
Sementara itu, Ibnu Susanto Joyosemito menjelaskan pentingnya pendekatan akademik dan edukatif dalam membangun budaya konservasi air di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa pengelolaan air harus dilakukan secara terpadu dan berorientasi jangka panjang.
Kegiatan yang dipandu oleh MC Aesha Najwa Alia dan dimoderatori oleh Ayu Amelia ini berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, pelajar, komunitas lingkungan, hingga masyarakat umum.
Diskusi yang berkembang menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, komunitas, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan krisis air di masa depan serta membangun sistem pengelolaan air yang berkelanjutan.
Acara kemudian ditutup dengan penampilan hiburan dari SC Band, yang menambah suasana hangat dan semangat kebersamaan selama kegiatan berlangsung. Melalui kegiatan ini, Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi bersama Komisi I DPR RI berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga sumber daya air sebagai bagian dari ketahanan nasional.
Dengan edukasi, literasi digital, dan kolaborasi yang kuat, Indonesia diharapkan mampu mewujudkan swasembada air yang berkelanjutan untuk generasi mendatang.