Oleh Ahmad pada hari Rabu, 21 Okt 2026 - 15:52:04 WIB
Bagikan Berita ini :

Buka Musrenbang HAM 2026, Willy Aditya: HAM Harus Jadi Zeitgeist Pembangunan Indonesia

tscom_news_photo_1792572184.jpg
Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya (Sumber foto : istimewa)

JAKARTA — Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya menegaskan hak asasi manusia (HAM) harus menjadi spirit utama dalam pembangunan Indonesia.

Hal itu disampaikan Willy saat menghadiri pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Hak Asasi Manusia (Musrenbang HAM) 2026 di Jakarta, Rabu (21/10/2026).

“Harus menjadikan tadi hak asasi manusia sebagai zeitgeist, sebagai spirit, sebagai elan untuk menuju Indonesia yang adil, makmur, sejahtera, berdaulat,” kata Willy dalam sambutannya.

Dengan menggunakan istilah zeitgeist atau semangat zaman, Willy menempatkan HAM bukan sekadar sebagai isu sektoral, melainkan nilai yang perlu menjiwai arah pembangunan nasional.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya perspektif HAM masuk dalam proses perencanaan pembangunan sehingga orientasi pembangunan tidak hanya bertumpu pada capaian ekonomi, tetapi juga keadilan, kesejahteraan, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

Musrenbang HAM 2026 digelar Kementerian Hak Asasi Manusia pada 21–23 Oktober 2026 dengan tema “Memperkuat Perencanaan Pembangunan HAM yang Partisipatif, Responsif, dan Antisipatif.”

Forum tersebut diarahkan untuk memperkuat sinergi dan menyelaraskan kebijakan dalam penghormatan, pelindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan HAM di Indonesia.

Pembukaan Musrenbang HAM juga dirangkaikan dengan Kick Off Rangkaian Peringatan Hari HAM Sedunia ke-78, Rakor Penggerak HAM, serta Tasyakuran Hari Bhakti Kementerian HAM Tahun 2026.

Penekanan Willy terhadap HAM sebagai zeitgeist menjadi pesan penting agar agenda hak asasi manusia tidak berhenti pada regulasi dan program kelembagaan, tetapi menjadi nilai yang hidup dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan pembangunan.

tag: #dpr  #ham  #willy-aditya  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement