Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Selasa, 18 Agu 2015 - 11:07:38 WIB
Bagikan Berita ini :

Ahok: Hormat Bendera Hanya Militer dan Orang di Depan Presiden

86ahok upacara.jpg
Ahok jadi Inspektur upacara (Sumber foto : Alfian Risfil)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Sikap tegap tanpa memberi hormat saat penaikan dan penurunan bendera bendera pusaka dari Wakil PresidenJusuf Kalla (JK) di upacara HUT ke-70 RI dapat dukungan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama.

Menurut Ahok sikap tegap JK saat pengibaran bendera pusaka sudah sesuai aturan protokoler. Yang berhak hormat ketika bendera pusaka dikibarkan hanyalah militer dan orang-orang yang berdiri di depan Presiden.

"Memang protokoler itu macam-macam. Saya (kemaren) juga tanya (ke protokoler), saya perlu hormat enggak? Katanya (protokoler) enggak perlu, kecuali kita itu militer atau kita berada di depan presiden," kata Ahok, di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (18/8/2015).

Makanya, Ahok menyebut, peserta upacara, terutama sipil yang berdiri di samping serta di belakang Presiden, tidak perlu hormat ketika bendera pusaka dikibarkan.

Ahok juga mengaku bingung, saat mengikuti upacara pengibaran bendera di Istana Merdeka, apakah harus hormat atau tidak.

"Harus hormat apa enggak? Ternyata kata protokoler enggak perlu. Jadi kita-kita yang di belakang presiden enggak perlu hormat," jelas Ahok.(ss)

tag: #hormat  #bendera  #militer  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
IDUL ADHA 2026 AHMAD NAJIB
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...