Berapa Uang Saku Anggota DPD RI Saat Kunjungan ke Luar Negeri?
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Sabtu, 19 Sep 2015 - 22:14:19 WIB

Bagikan Berita ini :

27FachrulRazi.jpg
Sumber foto : TeropongSenayan
Fahrul Razi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota DPD RI asal Aceh, Fachrul Razi membenarkan adanya alokasi anggaran setiap usai melakukan kunjungan kerja ke luar negeri.

"Setiap kunker ada uang sakunya dan ada aturannya setiap negara rate-nya. Setiap negara beda-beda," ungkap dia melalui pesan BlackBerry di Jakarta, Jumat (18/9/2015).

Saat ditanya berapa nominal anggaran yang diterimanya usai mengikuti kegiatan kunker ke luar negeri, Fachrul Razi beralasan tidak mengetahui angka persis yang diterimanya.

"Saya lupa karena pada saat itu saya ke Equador di Amerika Utara acara APPF. Kebetulan saya anggota BKSP (Badan Kerja Sama Parlemen), sekitar Rp50 jutaan," jelasnya.

Fachrul tidak setuju dengan adanya usulan bahwa uang saku kunker perlu dihapuskan. Menurutnya, bila uang saku kunker dihapuskan maka akan berdampak pada penyalahgunaan anggaran.

"Kalau dihapuskan akan disalahgunakan nanti. Harus diperketat standar dan rate setiap negara," tandas dia.

Justru, kata dia, jika aturan uang saku dihapuskan maka akan banyak anggaran-anggaran yang mubazir.

"Kalau tidak ada aturan dan rate yg ditetapkan secara ketat bisa-bisa nanti muncul anggaran yang berlebihan," kilahnya.

"Saya kira uang saku direvisi saja kalau ada kekurangan. Enggak mungkin dihapus karena uang itu menyangkut penginapan, tiket, dan dana kerja selama kegiatan," paparnya, menandaskan. (iy)

tag: #uang saku  #anggota dpd ri  #Fahrul razi  #  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Tidak ada Poling untuk saat ini