
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Spanduk bertuliskan 'Kamsia Hok, Lu Cukup Ampe 2017' yang terpasang du pinggir jalan Hayam Wuruk 124, Jakarta gagal dicopot Satpol PP. Namun, Pemprov DKI Jakarta minta pemasangnya mencopot sendiri.
"Mereka (Satpol PP-red) belum copot tapi minta pengertian kita agar copot sendiri. Tadi pak Camat yang datang. Kali ini simpatik sekali pak Camat," ujar Lieus Sungkharisma kepada TeropongSenayan, Senin (21/9/2015) di Jakarta.
Menurut Lieus, yang juga tokoh masyarakat Tionghoa di Jakarta, spanduk tersebut masih terpasang di tempat semula. Lieus tidak menjelaskan kapan spanduk yang berada di sekitar halte busway Olimo itu akan dia copot atau diturunkan sendiri.
Sebelumnya, pada Minggu (20/9/2015), Lieus mengaku di telepon oleh Satpol PP yang mengancam akan menurunkan spanduk tersebut. Lieus menjawab tidak mau mengikuti ancaman tersebut.
"Ini khan spanduk berisi aspirasi masyarakat Tionghoa. Masak di alam demokrasi menyampaikan aspirasi dilarang," ujar Lieus. Menurut dia, spanduk tersebut dipasang atas permintaan masyarakat Tionghoa yang risau terhadap gaya Ahok.
Sebelumnya Lieus memang mengungkapkan aspirasi masyarakat Tionghoa di Jakarta yang tidak menghendaki Ahok maju lagi mengikuti pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017. Menurut dia, gaya kasar Ahok bisa merugikan warga Tionghoa.(ris)