Jakarta
Oleh Aris Eko pada hari Senin, 21 Sep 2015 - 22:53:10 WIB
Bagikan Berita ini :

Spanduk 'Kamsia Ahok' Gagal Diturunkan Satpol PP, Ini Penyebabnya

95IMG-20150921-WA0004_1442849879249.jpg
Spsnduk 'Kamsia Hok' di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta, Senin (21/9/2015) (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Spanduk bertuliskan 'Kamsia Hok, Lu Cukup Ampe 2017' yang terpasang du pinggir jalan Hayam Wuruk 124, Jakarta gagal dicopot Satpol PP. Namun, Pemprov DKI Jakarta minta pemasangnya mencopot sendiri.

"Mereka (Satpol PP-red) belum copot tapi minta pengertian kita agar copot sendiri. Tadi pak Camat yang datang. Kali ini simpatik sekali pak Camat," ujar Lieus Sungkharisma kepada TeropongSenayan, Senin (21/9/2015) di Jakarta.

Menurut Lieus, yang juga tokoh masyarakat Tionghoa di Jakarta, spanduk tersebut masih terpasang di tempat semula. Lieus tidak menjelaskan kapan spanduk yang berada di sekitar halte busway Olimo itu akan dia copot atau diturunkan sendiri.

Sebelumnya, pada Minggu (20/9/2015), Lieus mengaku di telepon oleh Satpol PP yang mengancam akan menurunkan spanduk tersebut. Lieus menjawab tidak mau mengikuti ancaman tersebut.

"Ini khan spanduk berisi aspirasi masyarakat Tionghoa. Masak di alam demokrasi menyampaikan aspirasi dilarang," ujar Lieus. Menurut dia, spanduk tersebut dipasang atas permintaan masyarakat Tionghoa yang risau terhadap gaya Ahok.

Sebelumnya Lieus memang mengungkapkan aspirasi masyarakat Tionghoa di Jakarta yang tidak menghendaki Ahok maju lagi mengikuti pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017. Menurut dia, gaya kasar Ahok bisa merugikan warga Tionghoa.(ris)

tag: #ahok  #lieus  #jakarta  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...