Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Kamis, 24 Sep 2015 - 12:54:48 WIB
Bagikan Berita ini :

KMI: Indonesia Belum Siap Hadapi MEA

5edi_humaidi.jpg
Edi Humaidi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Masyarakat Ekonomi ASEAN sudah di depan mata. Untuk dapat unggul dengan negara ASEAN lainnya, diperlukan satu regulasi atau sistem perundang-undangan yang solid guna menghadapi pasar bebas ASEAN tersebut. Namun apakah betul Indonesia benar-benar siap dalam hal itu?

Ketua Umum Kaukus Muda Indonesia (KMI), Edi Humaidi, mengakui bahwa Indonesia saat ini belum bisa dikatakan siap untuk bersaing dengan negara lain di ASEAN. Terlebih dikarenakan faktor SDM lokal yang belum mampu head to head dengan pekerja asing yang memiliki daya jual yang lebih tinggi.

"Harus diakui menghadapi MEA ini sebenarnya kita gak siap. Karenanya SDM orang Indonesia itu sendiri. Begitu bebas nanti, orang-orang asing itu masuk ke Indonesia, ketika tidak siap yang terjadi penduduk Indonesia akan menjadi budak di negerinya sendiri," ujar Edi Humaidi usai Seminar bertema "Perbankan Indonesia Menjelang MEA: Ditengah Pembahasan RUU Perbankan" di Jakarta, Rabu (23/09/2015).

Karenanya, lanjut Edi Humaidi, agar tidak dijajah di negeri sendiri nantinya, selain dari sisi perbankannya, penguatan SDM harus dapat dilakukan pemerintah disisa waktu yang ada, "Jadi kuncinya adalah penguatan SDM untuk menghadapi para pekerja dari luar," tambahnya. (mnx)

tag: #MEA 2015  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Putusan MK Soal Sisa Kuota Internet, Wakil Ketua Komisi I: Berikan Perlindungan Lebih Kuat Kepada Hak Konsumen

Oleh Fath
pada hari Minggu, 26 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan agar kuota internet yang sudah dibeli bisa dipakai ...
Berita

Pekerja Migran Indonesia Jadi Korban TPPO, Dijanjikan Kerja di Turki Berujung ke Libya

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Polda Metro Jaya mengungkap dugaan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO dengan modus pemberangkatan calon pekerja migran Indonesia secara nonprocedural. Para korban ...