Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Kamis, 15 Okt 2015 - 21:39:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Ahok Dukung Penuh Wacana Program Bela Negara

91Atraksi-Bela-Negara.jpg
Atraksi Bela Negara (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan dukungannya terkait wacana Program Bela Negara.

Diakui Ahok, ‎Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI siap mendukung seratus persen adanya Program yang dinilainya positif sebagai antisipasi ketahanan dalam negeri.

"Saya kira semua negara harus lakukan. Bukan paksaan, memang kewajiban kok. Sekarang kalau suatu hari negara kita diserang. Kamu angkat senjata enggak? Harusnya angkat senjata dong kalau kita patriot. Tapi kalau angkat senjata, senjatanya enggak tahu kayak apa? Mau nembak enggak tahu kunci, enggak tahu kokang? Ya dibunuh orang kita," kata Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (15/10/2015).

Ahok menilai, program tersebut sebagai sesuatu yang wajar dan normal, selama tidak ada paksaan kepada masyarakat. Namun, kata dia, jangan sampai kalau itu diwajibkan, malah buat ajang pamer masyarakat Indonesia di sosial media.

"Menurut saya bagus, tapi bukan paksa semua orang harus ikut. Nanti dia buat foto-foto di sosmed, enggak tahunya yang bawa tas pembantunya, kan lucu kan?" katanya.

Ahok menjelsakan, sebenarnya bela negara sudah ada dari zaman orde baru, namun tersendat akibat terhambat biaya. Karena itu, Ahok menyarankan program bela negara dimulai dari kalangan muda dan mahasiswa.

"Bela negara juga sudah dilakukan dari zamannya orde baru. Masalah biaya sebenarnya kita. Makanya kita mulai dengan resimen mahasiswa itu, biar mahasiswa itu lakukan. Kamu kira nembak satu peluru enggak bayar? Belajar disiplin, semua, nah itu yang anggaran belum cukup, kalau belum cukup kita mulai saja dari pelajar dulu," ungkapnya.‎ (mnx)

tag: #program bela negara  #kementerian pertahanan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
IDUL ADHA 2026 AHMAD NAJIB
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...