Berita
Oleh Ahmad Hatim Benarfa pada hari Kamis, 29 Okt 2015 - 13:00:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Nasdem Bantah Anggaran Tax Amnesty Masuk RAPBN 2016

63unnamed.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Ketua Fraksi Partai Nasdem di DPR Jhonny G Plate membantah anggaran tax amnesty masuk dalam postur RAPBN 2015.

Menurut dia, asumsi tersebut hanya gosip politik semata.

"Yang pasti penerimaan negara dari tax amnesty tidak ada, itu gosip dari mana. Tidak mungkin ada penerimaan negara tanpa didukung undang-undang. Nanti tax amnesty bisa jadi potensi penerimaan negara kalau UU tax amnesty sudah ada," ujar Jhonny di gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (29/10/2015).

Selain itu, ia juga tidak sepakat RAPBN 2016 disebut tidak pro rakyat. Jhonny menepis anggapan jika postur RAPBN yang didominasi dengan anggaran Penyertaan Modal Negara (PMN) bagi perusahaan-perusahaan BUMN itu dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

Menurutnya, justru PMN tersebut memiliki orientasi bagi peningkatan ekuitas dengan menyesuaikan dengan pasar uang dunia.

"Ini penyertaan modal negara kepada BUMN dalam rangka tingkatkan ekuitasnya agar BUMN bisa leverage pembiayaan proyeknya di pasar uang. Ini dibuat supaya APBN jangan hanya pemerinrah yang bangun infrastruktur, tapi juga diberi kesempatan kepada BUMN. Karena Infrastruktur itu penting," tandasnya.

Jhon memastikan anggaran PMN sebesar Rp 39 triliun akan tetap di bawah pengawasan DPR. Sehingga, pencairan dana PMN tepat sasaran.

"Dan pencairannya nanti harus dibicarakan lagi melalui Komisi XI dan Komisi terkait sehingga pencairannya betul-betul rasional. Jadi bukan persetujuan gelondongan," ungkap dia.

Dikabarkan sebelumnya bahwa anggarantax amnestyatau pemutihan pajak dijadikan asumsi anggaran rencana APBN 2016.(yn)

tag: #tax amnesty  #rapbn 2016  #pajak  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Abu Janda Akhirnya di Polisikan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 29 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Permadi Arya alias Abu Janda diperiksa Bareskrim Mabes Polri sebagai saksi terkait kasus dugaan ujaran kebencian di media sosial. Hal itu dikatakan Kabag Penum Polri ...
Berita

Jabar Terapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Apa Itu?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ada perkembangan baru di Jawa Barat, yakni terdapat 60 persen atau 12 daerah Zona Kuning (Level 3) dan 40 persen atau 15 daerah Zona Biru (Level 2). Praktis tak ada zona ...