Berita

Dirjen Pajak Mundur, Anggota Komisi XI Ini 'Angkat Topi'

Oleh Ahmad Hatim Benarfa pada hari Rabu, 02 Des 2015 - 13:09:25 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

33JhonyGPlate.jpg

Jhonny G Plate (Sumber foto : Ahmad Hatim/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Nasdem Jhonny G Plate membenarkan bahwa Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak gagal memenuhi targetnya pada tahun 2015.

Menurutnya, secara signifikan hal itu memberikan pengaruh pada nilai defisit budget Groos Domestic Product/GDP (produk domestik bruto).

"Dampak dari shortfall ini akan mengakibatkan kenaikan defisit budget pada level 2,5% GDP untuk mempertahankan ratio penyerapan anggaran pada level kurang lebih 90% dari APBNP 2015," ujar Jhonny kepada wartawan di DPR, Rabu (2/12/2015).

Jhonny mengungkapkan, kegagalan tersebut diharapkan memberikan pelajaran penting bagi pemerintah dalam meningkatkan kinerja Ditjen Pajak ke depan.

Kendati demikian, ia mengapresiasi jiwa besar Dirjen Pajak Sigit Priadi Pramudito yang memilih mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegagalan yang dilakukannya.

"Pengunduran diri Dirjen Pajak pak Sigit sebagai bentuk pertanggungan jawab profesional atas kinerja Dirjen Pajak," ungkapnya.

Kendati demikian,  menyatakan masalah shortfall penerimaan pajak tahun 2015 tetap harus menjadi perhatian baik oleh pihak Kementerian Keuangan maupun DPR RI dalam menetapkan target penerimaan pajak di postur APBN 2016.

Jhonny menjelaskan, tidak tercapainya target penerimaan pajak 2015 sebetulnya sudah dapat diprediksi mengingat adanya indikasi pelambatan pertumbuhan ekonomi nasional dari asumsi 5,6% melemah menjadi 4,7% pronognosis pertumbuhan 2015.

"Sayang, usaha Dirjen Pajak melalui intensifikasi dan ekstensifikasi pajak belum mampu menaikkan kemampuan penerimaan fiskal yang memang ditargetkan ekstra tinggi pada APBNP 2015. Menyadari bahwa target penerimaan fiskal 2015 yang cukup berat, untuk mendorong peningkatan kinerja Dirjen Pajak, pemerintah dan DPR juga telah menaikan insentif bagi fiskus dan memperbaiki sistem itu melalui penyediaan budget yang cukup besar pada APBNP 2015 sebesar sekitar Rp 4,5 triliun," paparnya.(yn)

tag: #dirjen-pajak  

Bagikan Berita ini :