Bisnis
Oleh Sahlan Ake pada hari Rabu, 23 Des 2015 - 16:16:43 WIB
Bagikan Berita ini :

Harga BBM Turun Rp 200-500, Pemerintah Dinilai Pelit

89SPBU_tscom.JPG
Ilustrasi (Sumber foto : Indra Kusuma)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pemerintah sore ini berencana mengumumkan penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan premium yang mulai berlaku Januari 2016 mendatang.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa penurunan harga premium dan solar berada di kisaran Rp 200 - Rp 500 per liter.

Anggota Komisi VII DPR RI Kurtubi menilai, penurunan tersebut terlalu kecil dan tidak akan memberikan perubahan berarti untuk pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

"Terlalu kecil, seharusnya Rp 1.000 penurunannya dan tak dapat menaikan pertumbuhan ekonomi kita," kata Kurtubi kepada TeropongSenayan, Rabu (23/12/2015).

Selain itu, lanjut politisi NasDem ini, dengan penurunan harga BBM yang terlalu kecil ini tidak dapat menutupi ongkos angkut untuk para pengusaha.

Menurut Kurtubi, penurunan harga BBM bukan merupakan upaya pencitraan pemerintah, khususnya Menteri ESDM terkait polemik kasus 'Papa Minta Saham'.

"Saya kira bukan pencitraan, seharusnya penurunan harga BBM juga dilakukan sebelum adanya kasus 'Papa Minta Saham'," tegasnya.(yn)

tag: #bbm  #harga-bbm  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...