Berita
Oleh ahmad Hatim Benarfa pada hari Minggu, 24 Jan 2016 - 06:02:29 WIB
Bagikan Berita ini :

Lulus SBMPTN, Mahasiswa Berhak Masuk Kampus Gratis dari Uang Pendaftaran

34Menristekdikti-M-Nasir.jpg
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M. Nasir (Sumber foto : Istimewa)

SEMARANG (TEROPONGSENAYAN) - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M. Nasir menegaskan pihaknya bakal mengembalikan uang pendaftaran SBMPTN bagi mahasiswa lolos seleksi, namun berasal dari keluarga miskin.

"Apabila mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) diterima dan kebetulan anak miskin, kami kembalikan (uang pendaftarannya-red)," katanya di Semarang, Sabtu (23/1/2016)

Hal tersebut diungkapkan mantan Rektor Universitas Diponegoro Semarang (Undip) terpilih itu usai meresmikan kampus baru Universitas PGRI Semarang (Upgris) yang dulu bernama IKIP PGRI Semarang.

Nasir mengakui memang ada kenaikan besaran pendaftaran SBMPTN pada tahun ini menjadi Rp200 ribu dari semula Rp100 ribu, namun kenaikan itu dilakukan agar penyelenggaraannya semakin baik.

"Sekarang, kenaikan (jadi, red.) Rp200 ribu itu material 'ga'? Dalam artian, material ini manakala biaya itu menjadi beban dari masyarakat," kata Guru Besar Fakultas Ekonomi Undip itu.

Ia mengatakan kenaikan biaya pendaftaran itu ditempuh karena kebutuhan penyelenggaraan SBMPTN semakin meningkat sehingga tidak mungkin menetapkan biaya yang sama untuk pelaksanaan SBMPTN tahun ini.

"Saya rasa pada saat biaya (pendaftaran-red) Rp100 ribu itu masih kurang. Makanya, kesulitan, compang-camping jalannya. Sekarang Rp200 ribu, saya harapkan mereka jalannya lebih baik," kata Nasir.

Sebagaimana diketahui, SBMPTN merupakan salah satu jalur masuk atau penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri (PTN) yang dilakukan dengan sistem ujian tertulis dan keterampilan.

Berbeda dengan SBMPTN, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) menggunakan pola seleksi berdasarkan rekam jejak akademis mahasiswa selama bersekolah atau disebut jalur undangan. (Icl)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Berita Lainnya
Berita

1.262 Siswa dan Pengajar Secapa AD Terinfeksi Covid-19, Warga Sekitar Malah Takut Dites

Oleh Rihad
pada hari Jumat, 10 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)  - Sebanyak 1.262 siswa dan pengajar terinfeksi Covid-19 di Secapa AD, Bandung, Jabar. Namun hanya 17 orang yang dirawat di RS Cimahi. Sisanya, tanpa gejala atau gejala ...
Berita

Dirotasi PDIP, Ini Rekam Jejak Rieke Diah Pitaloka Mengawal RUU HIP dan Ciptaker di DPR

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Fraksi PDI Perjuangan DPR RI merotasi Rieke Diah Pitaloka sebagai Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg). PDIP memilih M Nurdin yang merupakan mantan jenderal polisi bintang ...