Berita
Oleh Alfian Risfil pada hari Minggu, 24 Jan 2016 - 18:55:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Tujuh Eks Gafatar Dipulangkan Polsek Samboja

16Logo-Gafatar.jpg
Lambang Gafatar (Sumber foto : Istimewa)

SAMARINDA (TEROPONGSENAYAN) - Kepolisian Sektor Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, kembali memulangkan tujuh mantan anggota kelompok Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).

Kapolsek Samboja Ajun Komisaris Polisi Dika Yosef Anggara saat dihubungi dari Samarinda, Minggu (24/1/2016), menyatakan ketujuh mantan anggota kelompok Gafatar tersebut dipulangkan Sabtu (23/1/2016) menggunakan pesawat dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan menuju ke Makassar, Sulawesi Selatan.

"Kemarin, ada tujuh mantan anggota kelompok Gafatar yang dijemput tiga keluarganya dan langsung dipulangkan ke Makassar menggunakan pesawat," ucapnya.

Walaupun rencana pemulangan secara serentak akan dilakukan pada Selasa (26/1/2016) namun mereka tetap ingin segera bertemu dengan keluarga mereka di Kabupaten Maros, Sulsel, ujar Dika Yosef Anggara.

Ketujuh mantan anggota kelompok Gafatar yang dipulangkan tersebut kata Dika Yosef Anggara, satu diantaranya masih balita serta dua orang anak masing-masing berusia lima dan delapan tahun.

"Tujuh orang yang dipulangkan dari pemukiman bekas anggota kelompok Gafatar di Desa Karya Jaya yakni, empat dewasa, satu balita dan dua orang anak-anak," katanya. (mnx/Ant)

tag: #gafatar  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Berita Lainnya
Berita

RUU PPRT Resmi Ditetapkan Jadi Inisiatif DPR, Fraksi PDIP Tegaskan Tidak Hilangkan Spirit Kekeluargaan

Oleh Bachtiar
pada hari Kamis, 12 Mar 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPR RI memberikan pandanganya usai ditetapkannya Rancangan Undang-Undang tentang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) sebagai  RUU ...
Berita

Amini Pernyataan Prabowo, Herman Khaeron Duga Terjadi Fraud di Anak-Cucu BUMN

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron, menduga keberadaan anak-cucu dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memang dibuat untuk mencari keuntungan ...