Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Selasa, 26 Jan 2016 - 13:26:36 WIB
Bagikan Berita ini :

Uchok: Demi Investor China, Jokowi Mulai Otoriter

53jokowi-xijinpin.jpg
Presiden Jokowi dan Presiden China, Xi Jinping (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Peneliti anggaran dari Centre for Budget Analisys (CBA) Uchok Sky Khadafi mengatakan bahwa proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung terkesan dipaksakan.

"Lihat saja, Amdal (analisis dampak lingkungan)-nya saja mencurigakan dan izin usahanya saja belum muncul dari Dirjen kereta api, Kemenhub," kata dia di DPR RI Jakarta, Selasa (26/01/2016).

Jadi, lanjut dia, proyek kereta api lebih baik ditunda atau dibatalkan dulu, ikuti proses yang normal.

"Presiden Jokowi, jangan otoriter donk, memaksakan proyek kereta api harus jalan demi membela investasi China. Saya kasih tahu Presiden Jokowi, bahwa proyek ini tidak dibutuhkan rakyat, karena trayek kereta api Jakarta-Bandung selalu tersedia, walaupun saat ini penumpang mulai menurun," sindir dia.

Sebaiknya, kata dia, jalan tol Jakarta-Bandung dimaksimalkan karena aksesnya sudah baik buat publik.

Selain itu, lanjut dia, proyek kereta cepat ini patut diduga hanya untuk menggadai empat bank BUMN ke China agar bank tersebut cepat bangkrut. Dan bisa juga ini cara menjual bank pemerintah kepada swasta.

"Untuk itu, kami meminta kepada DPR untuk segera menekan presiden Jokowi agar segera membatalkan proyek kereta api cepat ini karena publik sudah banyak yang menolak atas realisasi proyek kereta api cepat ini," tandas dia.

Selain itu, alokasi anggaran proyek kereta api cepat sekitar Rp 60-77 Triliun ini tidak masuk akal dan patut diduga ada kongkalikong dalam proyek ini.

"Proyek ini terlalu mahal dan terindikasi mark up. Makanya, sekali lagi batalkan proyek ini," pungkas dia.(yn)

tag: #cina  #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Pengamat: Dirjen Bea Cukai Harus Diganti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 16 Mar 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Desakan perombakan di Ditjen Bea Cukai mengemuka dari para pengamat menyusul Operasi Tangkap Tangan KPK terhadap oknum Bea Cukai di Jakarta dan Lampung dan barang bukti ...
Berita

LBH Ansor Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) –Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor mengecam keras peristiwa kekerasan berupa penyiraman air keras yang menimpa aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak ...