
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Jessica Kumala Wongso yang menjadi tersangka kematian Wayan Mirna Salihin disebut semakin depresi dengan banyaknya pemeriksaan oleh polisi.
Teranyar, Jessica mengikuti reka ulang kejadian (rekonstruksi) di Kafe Olivier Mal Grand Indonesia, Jakarta Pusat selama hampir empat jam. Rekonstruksi itu merupakan yang ketiga kalinya sejak kasus Mirna mencuat ke masyarakat awal Januari lalu.
"Rekonstruksi ini untuk pendalaman pemeriksaan, sudah yang ketiga kalinya. Dia (Jessica) depresi," ujar kuasa hukum Jessica, Andi Jusuf kepada wartawan, Minggu (7/2/2016).
Dikatakan Andi, rekonstruksi hari ini sama dengan sebelum-sebelumnya. Kronologi yang diperagakan disesuaikan dengan Berita Acara Pemeriksaan Jessica yang pertama.
"Tapi, mungkin akan ada beberapa tambahan yang dimasukkan," kata dia.
Kendati demikian, Andi mengakui bahwa penyidik Polda Metro Jaya cukup profesional dalam melakukan tugasnya. Reka ulang yang dilakukan penyidik itu bersifat objektif.
Pantauan kami, hingga berita ini diturunkan, tim penyidik maupun Jessica belum keluar dari Kafe Olivier. Tiga kuasa hukum Jessica, yakni Andi Jusuf, Hidayat Gustam, dan Yayat Supriyatna juga mengaku berada di lokasi. (iy)