
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Tersangka pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso (27) saat ini tengah menjalani pemeriksaan kejiwaan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.
Selama berada di rumah sakit, dia ditempatkan di ruang isolasi. Ruangan memiliki pintu berlapis.
Ada lima aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya membawa senjata saat Jessica berada di tempat itu.
"Dijaga 2 Polwan dan 3 polisi bersenjata lengkap. Itu ruangan ada pintu dikunci terus di dalam ada pintu dikunci lagi, double," kata pengacara Jessica, Andi Yusuf, Sabtu (13/2/2016).
Jessica telah berada di RSCM selama tiga hari. Penyidik Subdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Metro Jaya membawanya ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan.
Andi mempertanyakan pemeriksaan kejiwaan Jessica yang dilakukan oleh psikiater.
Dia mengklaim kliennya tak mengalami sakit jiwa sehingga tak perlu menjalani pemeriksaan.
"Ya itu kan mau di tes psikiater pak Yudi, saya, dan satu kuasa hukum lagi kan sudah ketemu dokter. Yah mungkin klien saya dianggap ada sakit kejiwaan, itu kan ngawur aja," ujarnya.
Jessica menderita sakit saat mau menjalani pemeriksaan di Departemen Ilmu Kesehatan Jiwa RSCM.
Andi menilai kliennya sulit beradaptasi dengan kondisi di dalam ruang tahanan Mapolda Metro Jaya.
"Dia menstruasi, leher sakit, dia lama di Australia, jadi belum terbiasa di sini. Jadi lehernya perlu di terapis di anget-anget gitu, terus kena flu bersamaan kena flu. Polisi tak mau ambil resiko kalau ada apa-apa," kata dia.(yn)