Jakarta
Oleh Mandra Pradipta pada hari Selasa, 29 Mar 2016 - 17:20:40 WIB
Bagikan Berita ini :

Ahok Panik Saat Ditanya NJOP Sumber Waras

45ahok-sumberwaras.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Atto Kuat/ TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BAP) alias Ahok tampak panik ketika ditanya soal perbedaan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Rumah Sakit Sumber Waras yang ditemukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Kendati begitu, Ahok membantah bila disebut ada perbedaan. Menurutnya, yang menunjukan perbedaan justru bukan masalah NJOP melainkan pembelian lahan yang dianggap tidak strategis.

"Tidak ada perbedaan, perbedaan adalah dia menganggap kita mengambil jalan depan bukan belakang. Ini berdebat. Yang nentukan ini di depan atau belakang bukan saya," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Selasa (29/3/2016).

Seperti diketahui, dalam temuan BPK menyebut Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersalah dalam pembelian lahan 3,6 hektare RS Sumber Waras sebesar Rp 755 Miliar.

Menurut BPK, dalam proses pembelian lahan tersebut setidaknya terdapat enam penyimpangan yang tidak sesuai dengan aturan.

Poin yang menurut BPK paling fatal adalah terkait Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) RS Sumber Waras yang mencapai Rp 20.755.000 per meter.

Padahal versi BPK, seharusnya NJOP untuk tanah yang berlokasi di jalan Tomang Utara itu hanya Rp 7.440.000. (iy)

tag: #rs-sumber-waras  #ahok  #rs-sumber-waras  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...