Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Minggu, 08 Mei 2016 - 11:51:14 WIB
Bagikan Berita ini :
Disebut Caplok Wilayah RI

Anak Surya Paloh: Warga Timor Leste Hanya Kebablasan

97prananda-paloh.JPG
Prananda Paloh (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota Komisi I DPR Prananda Surya Paloh mengatakan, adanya sejumlah warga Timor Leste yang bermukim di wilayah perbatasan RI bukan bentuk penguasaan wilayah.

"Timor Leste case bukan mencaplok tapi kebablasan," kata dia saat dihubungi TeropongSenayan di Jakarta, Minggu (08/05/2016).

Karena, lanjut dia, hal ini terkait dengan sisa aset dan kebiasaan adat istiadat, yang kemudian kembali ke wilayah mereka. Dan sekarang wilayah tersebut masuk dalam wilayah Indonesia.

"Ini sudah ditangani oleh Kemlu kita dengan baik. Bahkan saya dari Komisi I mendukung langkah bersama dengan pihak Timor Leste untuk mendata kembali populasi asal negeri tetangga ini yang menempati wilayah RI. Kemudian dari situ bisa diadakan penertiban," ujar anak Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh itu.

Lebih lanjut dia menyarankan agar semua pihak duduk bersama dan dapat menyelesaikan persoalan ini secara arif dan bijaksana.

"Pesan saya hanya satu, agar kita selesaikan secara damai dan menggunakan kearifan lokal. Bagi saya mustahil negara Timor Leste ingin mencaplok wilayah kita. Saya melihat ini adalah faktor ketidak mengertian dari penduduk Timor Leste yang kebablasan menempati wilayah hingga menerobos wilayah negara lainnya," kata dia.

Untuk itu, dirinya berharap agar kedepannya kedua negara bisa sama-sama melakukan pencegahan sejak dini agar kasus serupa tak terjadi lagi dikemudian hari.

"Kombinasi antara pencegahan dengan komunikasi erat diplomatik sebelum masalah jadi besar," pungkas dia.

Diketahui, daerah perbatasan di Naktuka, Kecamatan Amfoang, Kabupaten Kupang, NTT dikabarkan kini dikuasai oleh warga Timor Leste.

Jumlah warga Timor Leste terus bertambah jumlahnya untuk bermukim di Distrik Oecusse, yang mana daerah tersebut bagian dari wilayah Naktuka, Kecamatan Amfoang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur yang sampai saat ini terus bersengketa. Jumlah warga Timor Leste saat ini sebanyak 63 kepala keluarga atau sekitar 315 jiwa.(yn)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...