Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Jumat, 17 Jun 2016 - 11:10:59 WIB
Bagikan Berita ini :

Siap Berpeluang Jadi Cagub DKI dari PDIP, Risma Atau Djarot?

78djarot-risma445.jpg
Tri Rismaharini (kanan) dan Djarot Saiful Hidayat (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - PDI Perjuangan hingga saat ini belum menentukan sikap politiknya dalam Pilgub DKI 2017. Apakah partai besutan Megawati Soekarnoputri itu bakal mengusung kader internal atau memilih tokoh eksternal partai.

Namun, kader PDIP yang disebut-sebut layak dan berpeluang menjadi calon gubernur (Cagub) DKI yakni Tri Rismaharini dan Djarot Saiful Hidayat. Kedua tokoh itu saat ini tengah menjabat dengan posisinya masing-masing. Risma sebagai Wali Kota Surabaya, sedangkan Djarot Wagub DKI.

"Kan dua-duanya kader partai, dua-duanya bisa dimunculkan dan ditugaskan. Ya ini kan bisa peluangnya ada, tapi nanti Ketum yang memberikan itu. Kalau penugasan kan hak preprogratif Bu Ketum apakah mereka berdua yang diberikan tugas, atau salah satu, atau bagaimana, itu nanti Bu Ketum yang menugaskan," kata Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP DKI Gembong Warsono ketika dihubungi, Kamis (16/6/2016).

Seperti diketahui, PDIP bisa mengusung sendiri cagub-cawagub di DKI, karena memiliki 28 kursi di DPRD. Djarot juga sudah mengikuti tes dalam penjaringan cagub DKI di PDIP, sehingga bisa maju sebagai bakal calon. Bagaimana dengan RIsma?

Gembong mengatakan, Risma sudah pernah melakukan fit and proper test sebelum dia menjadi Wali Kota Surabaya, sehingga dia tidak perlu lagi mengikuti tes. Hal itu karena database uji kelayakan itu masih tersimpan.

Dari hasil fit and proper test itu, telah dilakukan pengerucutan nama. Namun, bagaimana hasilnya Gembong belum banyak membuka, katanya Sekjen DPP PDIP yang akan mengumumkannya nanti.

"Hasil dari fit and proper test sudah disampaikan ke DPP, dan DPP pun sudah mengecucutkan nama. Bahwa sudah dikerucutkan tapi berapa orang dan siapa-siapa saja, belum dirilis oleh sekjen, strateginya kapan itu mau dirilis. Namun, jika nanti ada nama di luar dari yang mendaftar kemarin, itu mendapat penugasan," kata Gembong.

Selanjutnya, terkait kemungkinan dukungan PDIP kepada Ahok yang telah didukung 3 partai meski Ahok memilih lewat jalur independen, Gembong menegaskan jika Ahok ingin diusung PDIP, maka Ahok harus mendaftar penjaringan dulu.

"Peluang masih ada untuk Ahok (diusung PDIP). Walau pendaftaran ditutup di kabupaten dan kota, di DPP masih ada kesempatan, cuma kapan itu ditutup sekjen yang tahu," kata Gembong.

Seperti diketahui, Kamis (16/6) kemarin, kelompok pendukung Risma, yang menamakan diri Karisma, menyambangi DPP PDIP, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat. Karisma meminta PDIP mencalonkan Risma sebagai cagub DKI. Di waktu bersamaan, pendukung Djarot yang bernama Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) mendeklarasikan dukungan untuk Djarot di Tebet, Jakarta Selatan.(yn)

tag: #pdip  #pilkada-jakarta-2017  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...