Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Minggu, 19 Jun 2016 - 21:10:10 WIB
Bagikan Berita ini :

Dituding Kecipratan Rp30 M dari Proyek Reklamasi, Teman Ahok Kalang Kabut?

76Tah.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Relawan calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Norman Hadinugroho kalang kabut menepis kabar adanya aliran uang haram sebesar Rp 30 miliar dari proyek Reklamasi ke komunitas Teman Ahok.

Norman tak bisa membantah secara datatif. Ia hanya menyebut tudingan yang ditanyakan langsung kepada pimpinan KPK oleh Anggota Komisi III DPR RI Junimart Girsang itu adalah fitnah belaka demi mendeskreditkan penguasa DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang sudah memutuskan maju lewat jalur nonparpol.

"Jadi sebenarnya ini diembuskan dari DPR RI, Junimart Girsang dari PDIP. Sebenarnya ini cerita hitam, ini fitnah, itu nggak ada, tidak ada sama sekali," kata Noorman kepada TeropongSenaya di Hotel Cemara, Jakarta, Minggu (19/6/2016).

Norman menantang supaya tudingan tersebut dilacak langsung ke Teman Ahok. Bahkan Norman meminta supaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun sendiri untuk memeriksa Teman Ahok.

"Boleh dilacak ke teman Ahok. Teman Ahok kan sudah mengatakan, kita minta KPK yang menelusuri kebenaran uang itu," kata Norman.

Untuk menepis tudingan tersebut, Norman juga memberikan alasan yang tidak jauh beda dengan beberapa pendiri Teman Ahok selama ini. Katanya, uang operasional Teman Ahok berasal dari hasil jualan kaos.

"Kita berjuang sampai jual kaos kok. Kita jual kaos, jual merchandise, bayangkan saja kalau anak-anak muda itu (Teman Ahok) bisa megang duit sebesar itu, mungkin pingsan kali ya," tutur Norman berseloroh.

Norman mengakui bahwa di awal, komunitas Teman Ahok mendapatkan pinjaman dana dari salah satu orang pendukung Ahok, yakni Hasan Hasbi. Namun, dia bilang uang tersebut sudah dikembalikan.

"Awalnya memang diberikan pinjaman sama teman, tapi uang itu sudah dikembalikan. Mas Hasbi itu, karena dia juga salah satu pendiri Teman Ahok," tutur Norman.

"Uang itu kita gunakan untuk buat kaos, kita gunain untuk ngebiayain perjuangan teman-teman Ahok yang mau bergerak." (iy)

tag: #teman-ahok  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
IDUL ADHA 2026 AHMAD NAJIB
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...