Bisnis
Oleh Sahlan Ake pada hari Jumat, 24 Jun 2016 - 17:03:17 WIB
Bagikan Berita ini :

Demokrat Tuding Menkeu Bohong Soal Data Orang Kaya

18diskusiikhsanmojo.JPG
Diskusi "Kontroversi RUU Tax Amnesty. Rencana Pemasukan dari Tax Amnesty Cuma Ilusi" di Jakarta Pusat, Jumat (24/6/2016) (Sumber foto : Sahlan Ake - TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Pengurus DPP Partai Demokrat Ikhsan Modjo menuding Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro berbohong soal data orang kaya di Indonesia.

Bambang mengatakan pemerintah memiliki data orang kaya yang didapat dari pajak warga Indonesia di luar negeri. Dia menyebutkan potensi nilai uang dalam data tersebut lebih dari Rp 11.400 triliun.

Menurut Ikhsan, pernyataan Bambang bohong belaka. Sebab, dalam pandangan Ikhsan Pemerintah Indonesia tidak mempuya data daftar kekayaan warga Indonesia di luar negeri.

"Menkeu hanya klaim, pemerintah tidak mempuyai data tersebut," kata Ikhsan dalam diskusi bertajuk "kontroversi RUU Tax Amnesty. Rencana Pemasukan dari Tax Amnesty Cuma Ilusi" di Jakarta Pusat, Jumat (24/6/2016).

Menurut Ikhsan, jika ingin mencari kekayaan orang Indonesia bisa dilihat dari Panama Papers, bukan melalui tax amnesty yang belum jelas keberadaannya.

"Harusnya pakai saja Panama Papers, kenapa harus tax amnesty," tegasnya.(plt)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 01 Mei 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...