Berita
Oleh Atto Kuat pada hari Senin, 25 Jul 2016 - 07:58:02 WIB
Bagikan Berita ini :

Isu Reshuffle, Pengamat: tak Ada Koalisi yang Gratis

83jokowisetnovzul.jpg
(ki-ka) Irman Gusman, Setya Novanto, Jokowi, dan Zulkifli Hasan (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro mengatakan pasti ada reward tertentu yang diberikan oleh Jokowi terkait dukungan PAN dan Golkar ke Pemerintah.

“Karena partai-partai pendukung tambah banyak dan reward harus ada. Karena tak ada koalisi yang gratis. Ya, mau tak mau, tuntutan publik adalah meletakkan orang-orang yang tidak pemula (di Kabinet Kerja). Jadi, the right man in the right place," ujar Siti Zuhro saat dihubungi, Minggu (24/7/2016).

Karena itu, terkait isu reshuffle, Siti mengusulkan agar Presiden Jokowi membuat semacam kesepakatan dengan orang-orang yang ia pilih nantinya untuk menduduki jabatan baru sebagai menteri. Kondisi ekonomi dan politik kini cukup muram. Orang yang akan dipilih Kepala Negara, Siti berharap, bisa bekerja efektif, tak terbelenggu kepentingan partai asalnya.

Ia mengakui, sedikitnya ada tiga menteri yang menjadi sorotan belakangan ini. Yakni, Menteri ESDM, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), dan Menteri Desa PDTT. Ketiganya pun disebut-sebut akan terkena perombakan kabinet. Sosok Sudirman Said, lanjut Siti, sempat memunculkan kegaduhan antara lain terkait PT Freeport Indonesia dan yang terbaru dengan PLN.

Kendati begitu, Siti menilai, polemik itu cukup penting agar masyarakat mengetahui apa yang terjadi di lingkaran elite. Di saat yang sama, sikap kepemimpinan Presiden Jokowi justru juga sedang diuji.

"Tapi ya memang nuansa silang pendapat menggambarkan Kabinet kurang solid. Seolah-olah enggak ada pemimpinnya. Itu enggak bagus juga," ucap dia. (icl)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement