Berita
Oleh Alfian Risfil pada hari Selasa, 26 Jul 2016 - 15:44:13 WIB
Bagikan Berita ini :
Reklamasi Jakarta Karpet Merah Buat China

Waspada, Tentara Merah Cina Sudah Masuki Indonesia Berkedok Pekerja

18ridwan-.jpg
Ridwan Saidi (kanan) dan Amir Hamzah (kiri) (Sumber foto : Alfian Risfil/ TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Yayasan Renaissance Foundation Ridwan Saidi, mengingatkan Pemerintahan Jokowi-JK agar mewaspadai pencaplokan wilayah Indonesia oleh Cina.

Menurut Ridwan, saat ini serdadu tentara merah Cina sudah memasuki wilayah-wilayah strategis di Tanah Air. Mulai dari Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, hingga Maluku, sudah dimasuki para tentara Cina, yang menyamar sebagai pekerja dan wisatawan.
‎
"Diduga Cina ingin menguasai Indonesia dengan jalan mengirim tentara mereka yang menyamar sebagai pekerja," ujar Ridwan Saidi, saat konferensi pers di Taman Ismail Marzuki,Jakarta Pusat, Selasa (26/7/2016).
‎
Oleh karena itu, Ridwan mengingatkan, jika hal ini tidak segera diantisipasi, dalam beberapa tahun ke depan semua sektor, mulai dari perekonomian, teknologi, hingga pemerintahan di Indonesia bakal disetir Cina.

"Saya sebagai warga negara Indonesia, punya keluarga anak dan cucu merasa berkewajiban mengingatkan pemerintah," katanya.
‎
Senada dengan Ridwan, Pengamat kebijakan publik Amir Hamzah mengatakan, pemerintah Indonesia harus berkaca pada kasus penjajahan Cina atas negara Tibet.

Awalnya, kata Amir, tentara Cina datang ke Tibet dengan menyamar sebagai pekerja. Mereka kemudian membangun infrastruktur dan perekonomian Tibet.

"Namun pada akhirnya merea menguasai Tibet mengusir pemimpin Tibet Dalai Lama. Makanya, jangan sampai ini terjadi di Indonesia," ujar Amir.
‎
Amir menambahkan, keberadaan pulau reklamasi yang pembangunannya dimotori Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menjadi bukti shahih sebagai agresifitas Cina untuk menguasai Indonesia.

"Nantinya, bangunan di atas Pulau reklamasi akan diperuntukkan bagi para pendatang dari Cina. Dari sanalah mereka kemudian akan menguasai nusantara,"ungkapnya. (iy)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Ketua Umum PB Mathla'ul Anwar Jazuli Juwaini Dukung Penuh Langkah Tegas Presiden Prabowo, Kedaulatan NKRI Tak Boleh Digadaikan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 07 Nov 2026
JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar, Dr. KH. Jazuli Juwaini, MA, MM menyatakan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto dalam mengambil langkah tegas untuk menjaga ...
Berita

Ketua Dewan Etik PERKI Sampaikan Hak Jawab atas Pemberitaan Kasus dr. Dasaad

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Dewan Etik Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), dr. Muhammad Munawar, membantah tudingan rekayasa pengaduan terhadap enam pasien serta ...