Oleh Sahlan Ake pada hari Sabtu, 07 Nov 2026 - 07:22:13 WIB
Bagikan Berita ini :

Ahmad Doli Tegaskan Tak Terlibat Isu Munaslub Golkar, Sebut Ada Pihak yang Ingin Memperkeruh Suasana

tscom_news_photo_1794010933.jpeg
Ahmad Doli Kurni Wakil Ketua Umum Golkar (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menegaskan dirinya tidak memiliki keterkaitan dengan beredarnya flyer yang memuat isu rencana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar pada 29 November 2026. Ia mengaku tidak mengetahui maupun terlibat dalam penyebaran isu tersebut.

Doli menjelaskan, dalam kehidupan bermasyarakat, berorganisasi, dan bernegara, dirinya selalu mengedepankan pendekatan konstitusional dan institusional. Menurutnya, seluruh mekanisme organisasi telah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta peraturan organisasi yang wajib dipatuhi bersama.

Ia juga menegaskan memahami struktur, hierarki kewenangan, serta pembagian tanggung jawab dalam organisasi, termasuk di lingkungan Partai Golkar.

Lebih lanjut, Doli menyampaikan hubungannya dengan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia selama ini berjalan baik, harmonis, sinergis, produktif, dan saling menghormati, baik dalam urusan pengelolaan partai maupun secara pribadi.

"Saya dan Saudara Bahlil sudah berkoordinasi dan menyadari bahwa dalam situasi dan dinamika yang sedang kita hadapi sebagai bangsa, pasti ada saja pihak-pihak yang berupaya memperkeruh suasana dan mencoba mencari keuntungan politik," ujar Doli dalam keterangannya, Sabtu (7/11/2026).

Doli bahkan mengaku telah mendeteksi adanya pihak-pihak yang disebutnya sebagai "komprador" dari internal partai yang berupaya menciptakan kegaduhan. "Jangan ganggu Golkar dengan agenda-agenda kerdil kalian," tegasnya.

Menurut Doli, Partai Golkar saat ini tengah berkomitmen menjaga dan mengedepankan kepentingan bangsa dan negara. Ia menilai partai harus tetap berada di garis depan dalam menjaga stabilitas nasional dan mengawal kepentingan negara.

Doli juga menyinggung adanya ancaman terhadap negara serta dugaan upaya makar terhadap Presiden. Karena itu, menurutnya, Golkar harus mengambil peran dalam menjaga dan mengawal Presiden sebagai bagian dari komitmen konstitusional terhadap negara.

"Saya sebagai kader Golkar akan berada di garda depan untuk itu," katanya. Doli menutup pernyataannya dengan menyerukan komitmen menjaga Presiden, negara, dan rakyat, sekaligus menolak segala bentuk upaya makar.

tag: #ahmad-doli-kurnia  #partai-golkar  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement