APBN 'Diamputasi', BUMN Jangan Lagi Mengemis Penyertaan Modal
Oleh Bara Ilyasa pada hari Jumat, 05 Agu 2016 - 10:40:40 WIB

Bagikan Berita ini :

39hendrawansupratikno.jpg
Sumber foto : ist
Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDI-Perjuangan, Hendrawan Supratikno

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Setelah pemerintah 'mengamputasi' anggaran APBN 2016 sebesar Rp 133,8 triliun, BUMN sebaiknya tidak lagi mengharapkan suntikan dana melalui skema Penyertaan Modal Negara (PMN).

"BUMN jangan mengemis Penyertaan Modal Negara (PMN), tetapi harus kreatif menawarkan proyek-proyek kerja sama untuk (menggandeng investor) dan  menampung dana repatriasi," Anggota Komisi XI DPR RI dari FPDIP Hendrawan Supratikno saat dihubungi TeropongSenayan di Jakarta, Jumat (5/8/2016).

Menurut Hendrawan,akibat pemangkasan tersebut kekuatan APBN dalam memggerakkan sektor ekonomi akan melemah. Agar tidak terjadi perlambatan yang semakin parah maka harus diimbangi peran swasta.

"Kontraktif dong. Ada penciutan atau perlambatan. Kekuatan APBN melemah dan harus diimbangi peran swasta yang meningkat," ujar Hendrawan.

Ketua DPP PDI Perjuangan menambahkanm, swasta dapat berkontribusi melalui dana-dana repatriasi yang masuk ke sektor rill. Untuk itu, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus kreatif dalam menampung dana-dana tersebut.

Sebelumnya, Hendrawan menilai pengelolaan ekonomi nasional terkesan mirip lotere karena tidak bersandar kepada hal-hal yang terukur. Penilaian ini menanggapi pemangkasan APBN 2016 sebesar Rp 133,8 triliun oleh pemerintah.

Pemangkasan super besar itu meliputi belanja Kementerian/Lembaga dan transfer ke daerah.

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno mengatakan, pengelolaan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah terlalu imajinatif. Menurutnya, pengelolaan ekonomi harus bersandarkan hal-hal yang terukur.

"Mengelola ekonomi tidak boleh bersandar pada harapan tanpa dasar,  fantasi atau menang lotere. Jangan mempertaruhkan APBN di atas asumsi yang tidak masuk akal. Nanti tidak kredibel. Pasar menilai kita sedang main main," tegasnya.(plt)

tag: #  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Pilpres 2019, banyak yang menilai sebagai perang antar cawapres.Ada tiga modal yang harus dimiliki seorang cawapres guna memenangi pemilihan. Yakni elektabilitas, kapasitas, dan kemampuan logistik.

Menurut Anda, siapa kandidat cawapres yang memiliki ketiga modal tersebut:

  • Anies Baswedan
  • Airlangga Hartarto
  • Agus Harimurti Yudhoyono
  • Din Syamsudin
  • Gatot Nurmantyo
  • Mahfud MD
  • Muhaimin Iskandar
  • Muhammad Zainul Majdi
  • Rizal Ramli
  • Sohibul Imam
  • Sri Mulyani
  • Zulkifli Hasan
LIHAT HASIL POLING