Bisnis

Setelah Papua, BBM Satu Harga Bakal Diterapkan di Wilayah Lain

Oleh syamsul bachtiar pada hari Kamis, 20 Okt 2016 - 15:40:33 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

61ignasiusjonan.jpg

Menteri ESDM Ignatius Jonan (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Menteri ESDM Ignatius Jonan menyatakan, setelah Papua dan Papua Barat , kebijakan BBM Satu Harga bakal diterapkan di wilayah lain. Kementerian ESDM segera membuat aturan guna merealisasikan hal itu.

"Lagi disusun Perppu, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Kita di Kementerian ESDM akan buat aturan yang fair. Supaya masyarakat menikmati BBM Satu Harga," tegas Jonan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (20/10/2016).

Adapun mekanismenya yakni memperbanyak Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di daerah yang harga BBM-nya lebih tinggi dari pada Pulau Jawa.

"Jika dibangun di daerah yang konsumsinya banyak, ya kan nggak fair. Kalau mau, di seluruh Indonesia harus dibangun," ujarnya.

Jonan menegaskan, kebijakan BBM Satu Harga harus diterima dan diikuti oleh semua badan usaha penyalur BBM. Pemerintah berencana mulai menerapkannya pada tahun depan.

"Bukan Pertamina saja, tapi semua. Total, Shell, Petronas, semua wajib. Masa peraturan cuma khusus BUMN," tegasnya.

Sebelumnya, dalam kunjungan kerja ke Yahukimo, Papua, Presiden Jokowi mencanangkan program BBM Satu Harga di Papua dan Papua Barat. Presiden menyatakan mendapat informasi mengenai tingginya harga BBM di Papua.

Kebijakan BBM  Satu Harga di Papua dan Papua Barat yang dicanangkan Pemerintah merupakan upaya untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Saat meresmikan kebijakan BBM Satu Harga , Presiden menyinggung soal ketidakadilan bagi masyarakat Papua yang selama ini terus dibiarkan. Sebab, tak seperti di Papua, sudah puluhan tahun masyarakat yang berada di Indonesia bagian barat dan tengah sudah menikmati harga BBM yang sama. (plt)

tag: #bbm-satu-harga  #harga-bbm  #harga-bbm  #ignatius-jonan  

Bagikan Berita ini :