Jakarta
Oleh M Anwar pada hari Kamis, 03 Nov 2016 - 19:37:09 WIB
Bagikan Berita ini :

Usai Ahok, Giliran Djarot Ditolak Warga Saat Kampanye

20Djarot-Saiful-Hidayat.jpg
Djarot Saiful Hidayat (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Setelah sebelumnya calon petahana Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) ditolak warga Rawa Belong, kini giliran Djarot Saiful Hidayat, pasangan Ahok di Pilgub Jakarta 2017, yang mendapat penolakan warga.

Djarot hari ini, Kamis (3/11/2016) mendatangi kampung nelayan Kalibaru, Jakarta Utara. Namun kedatangan mantan Walikota Blitar itu disambut unjuk rasa.

Ketika Djarot berjalan memasuki gang sempit, beberapa orang warga mulai berteriak-teriak. Lengkap dengan membawa spanduk, mereka menolak kedatangan Djarot. Warga khawatir kampung mereka akan digusur bila Ahok dan Djarot terpilih.

"Jangan gusur kami, kami sudah puluhan tahun di sini," teriak mereka.

Mendapati hal itu, Djarot justru menghampiri pendemo dan mengajak berdiskusi. Setelah berbincang-bincang, Djarot dan kelompok pendemo tampak berjabat tangan.

Menurutnya, aksi penolakan itu terjadi karena adanya isu penggusuran oleh Pemprov DKI Jakarta terhadap rumah warga di Kalibaru.

"Sebelum saya datang kesini ternyata ada isu-isu kalau mau gusur, makanya mereka aksi seperti itu," kata Djarot di lokasi.

Djarot pun menjelaskan bahwa kampung nelayan Kalibaru tidak akan digusur. Setelah diberi pengertian, lanjutnya, warga mengerti dan menerima.

"Kita tidak gusur, justru kita ingin bangunkan rusun dan kampung deret buat nelayan di sini, supaya bersih, tidak jorok seperti sekarang, banyak sampah dan lalat," kata Djarot.

Pada Rabu, 2 November 2016 kemarin, warga juga menolak kedatangan Ahok di Rawa Belong, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ahok diungsikan dengan angkutan umum dari tempat tersebut.(yn)

tag: #ahok  #ahokdjarot  #pilkada-jakarta-2017  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...