Jakarta
Oleh Ferdiansyah pada hari Senin, 12 Des 2016 - 05:56:03 WIB
Bagikan Berita ini :

Kata Agus, Pemimpin Harusnya Suburkan Rasa Kasih Sayang

17agusdipeluk.jpg
Agus Harimurti Yudhoyono (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Calon gubernur DKI Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan pemimpin Jakarta tidak boleh berjiwa sektarian dan mudah menyebarkan kebencian di masyarakat yang majemuk.

"Pemimpin Indonesia, termasuk pemimpin Jakarta, tidak boleh berjiwa sektarian dan partisan, khususnya jika menyangkut keberagaman kita sebagai bangsa," kata dia didampingi Sylvina Murni dalam pidato politik keempat di Jakarta, Minggu (11/12/2016).

Pemimpin, kata dia, harus menyuburkan kasih sayang dan rasa persaudaraan di antara komponen masyarakat yang berbeda identitas. Ia menuturkan kebinekaan bagi warga Jakarta bukanlah sekadar festival. Tetapi kenyataan hidup yang sudah lama berlangsung sejak kota itu berdiri ratusan tahun lalu. Bahkan Agus menyebut kebinekaan adalah DNA ibu kota.

Jika terdapat gejala atau insiden kecil yang bisa mengganggu kerukunan antar komponen yang berbeda identitas, ujar cagub dari poros Cikeas itu, pemimpin harus segera mengambil langkah yang tepat dan bijak agar tidak berkembang ke arah yang lebih buruk atau permasalahannya membesar.

"Negara harus hadir dengan cepat, jangan membiarkan, kita anggap biasa, dan kemudian ternyata terlambat, sudah tersakiti, sudah terluka, sudah tergores hati para pemeluk agama di negara kita, dan juga tergesek antara komunitas yang berbeda identitas tersebut," kata Agus.

Selain pemimpin, menurut dia, tokoh masyarakat di Jakarta juga harus bisa menjadi contoh kuatnya rasa kebangsaan dan kebinnekaan. Semua pihak juga diharapkan bertenggang rasa serta mengembangkan sikap saling menghormati dan menghargai karena isu SARA merupakan isu yang sensitif.

"Mari kita cegah tutur kata dan perbuatan yang bisa melukai hati saudara-saudara kita yang berbeda identitas. Apalagi yang berkaitan dengan keyakinan dan ajaran," ujar ayah satu anak itu.

Ia mengatakan Jakarta adalah mini Indonesia, etalase dan jembatan ke dunia internasional. Selain itu juga percontohan dan barometer kehidupan bangsa Indonesia. Untuk itu, tutur Agus, wawasan kebangsaan dan rasa kebinnekaan yang tinggi harus dapat diwujudkan dan dicontohkan di kota megapolitan Jakarta. (Antara/icl)

tag: #agus-yudhoyono  #agussylviana  #pilkada-jakarta-2017  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...