Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Senin, 19 Des 2016 - 07:32:04 WIB
Bagikan Berita ini :

Jakarta Butuh Pemimpin Yang Mengayomi

21sandiaga3.JPG
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandia Uno (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno berpandangan, saat ini masyarakat Jakarta terbelah. Ada sebagian masyarakat yang selama ini merasa tidak terwakili kebutuhannya.

Kondisi itu,menurutnya, muncul karena pemimpin yang memimpin mereka tidak mampu mengayomi semua golongan masyarakat.

"Pemimpin itu harus mampu mengayomi semua, harus bisa menyatupadukan semua kalangan. Pemimpin yang mengayomi seluruh lapisan masyarakat akan memberi kesejukan," kata Sandiaga di Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Selatan, Minggu (18/12/2016).

Menurutnya, selama ini Jakarta masih banyak terjadi ketimpangan. Hal itu tampak jelas di beberapa kebijakan Pemprov DKI yang belum memihak kepada nasib 'wong cilik'.

"Kita melihat Jakarta terbelah. Ada sebagian masyarakat yang merasa tidak terwakili. Rakyat merasa kebijakan Pemprov DKI lebih memihak kepada golongan menengah dan atas. Sedangkan golongan menengah ke bawah terhimpit dan menjerit. Tidak ada lapangan pekerjaan, biaya hidup semakin tinggi dan juga pendidikan berkualitas belum menyeluruh di beberapa plosok Ibu Kota," papar Sandi.

Politisi Gerindra ini juga memandang, bahwa warga Jakarta sekarang begitu merindukan pemimpin yang bisa mengayomi. Karenanya, Sandi berharap pada pemungutan suara yang akan digelar pada 15 Februari 2017 nanti, akan ada pemimpin yang bisa diterima semua golongan.

"Kita berharap tanggal 15 Februari 2017 nanti, ada pemimpin yang bisa diterima oleh seluruh lapisan masyarakat dan memberikan teladan dan kesejukan, bukan sebaiknya," pungkasnya. (plt)

tag: #sandiaga-uno  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...