
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih mengatakan, Pemerintah harus lakukan kajian mendalam terkait rencana melakukan subsidi tertutup terhadap gas elpiji ukuran 3 kg.
Hal tersebut diperlukan, lanjut dia, agar gas elpiji ukuran 3 kg hanya dijual kepada masyarakat miskin, alias tidak dijual bebas.
"Perlu kecermatan data, makanya data warga masyarakat miskin harus jelas, tidak boleh sembarangan," tandas politisi Golkar ini di Jakarta, Rabu (11/01/2017).
Namun, lanjut dia, pihaknya mendukung langkah pemerintah menerapkan subsidi tertutup gas elpiji 3 kg agar tepat sasaran.
Alasannya, kata dia, dengan subsidi tepat sasaran ini, ada penghematan dana negara.
"Yang penting itu implementasinya, kita awasi. Karena tidak mudah pelaksanaan di lapangan. Inilah yang mau kita tanyakan ke Pertamina," ungkapnya.
Untuk itu, terang dia, DPR akan memanggil Kementerian ESDM dan Pertamina soal persiapan pelaksanaan subsidi tertutup elpiji 3 kg ini.
"Ya, kita ingin tahu, bagaimana teknis penerapan subsidi itu. Hitung-Hitunganya bagaimana," ujarnya.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja mengatakan, pelaksanaan subsidi tertutup elpiji 3 Kg untuk masyarakat miskin dan rentan miskin akan dilakukan bertahap Maret 2017. (icl)