Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Selasa, 17 Jan 2017 - 15:42:34 WIB
Bagikan Berita ini :

Satya W Yudha Dilantik Jadi Wakil Ketua Komisi VII DPR

9satya-w-yudha-bachtiar.jpg
Fadel Muhammad (kiri, depan) saat serah terima jabatan sebagai wakil ketua Komisi VII DPR kepada rekannya, Satya W Yudha, Selasa (17/1/2017) (Sumber foto : Syamsul Bachtiar/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Politisi Partai Golkar Satya Widya Yudha resmi menjabat wakil ketua Komisi VII DPR menggantikan rekan separtainya Fadel Muhammad, yang mengundurkan diri dari posisi tersebut.

"Saya menawarkan kepada anggota Komisi VII DPR, apakah yang disampaikan juru bicara Fraksi Partai Golkar perihal pergantian Wakil Ketua Komisi VII dari Fadel Muhammad kepada Satya Yudha bisa disetujui?," kata Wakil Ketua DPR Agus Hermanto di Ruang Rapat Komisi VII DPR, Jakarta, Selasa (17/1/2017).

Setelah itu, seluruh anggota Komisi VII DPR yang hadir menyatakan setuju pergantian pimpinan komisi tersebut.

Agus mengingatkan bahwa Komisi VII DPR masih memiliki "pekerjaan rumah" yang harus diselesaikan seperti menyelesaikan Rancangan Undang-Undang (RUU) Mineral dan Batu Bara serta RUU Minyak dan Gas.

Dia juga menjelaskan bahwa potensi geothermal Indonesia sangat besar sehingga Komisi VII DPR sudah sepatutnya mendukung penuh pemanfaatan bagi masyarakat.

"Kami minta komitmen untuk geothermal yang baru dimanfaatkan lima persen padahal listrik kita masih sering mati. Kami ingin tegaskan bahwa komitmen terhadap energi geotermal tidak boleh luntur," katanya.

Satya Yudha mengakui bahwa RUU Migas dan Minerba belum selesai dibahas di Komisi VII DPR sejak dirinya menjadi pimpinan pada periode lalu.

Dia meminta pemimpin dan anggota Komisi VII DPR untuk meningkatkan kerja sama dalam mewujudkan target penyelesaian dua RUU tersebut.

"Ketika saya menjadi pimpinan Komisi VII DPR periode lalu, RUU Migas dan Minerba belum bisa berjalan dan dengan dorongan semua pihak diharapkan target diselesaikannya kedua RUU bisa tercapai," katanya.

Selain itu Satya juga mengingatkan komitmen semua pihak bahwa dalam pengelolaan energi, faktor lingkungan merupakan hal terpenting. Hal itu menurut dia terkait komitmen bersama untuk mengurangi emisi karbon sebesar 29 persen.(yn)

tag: #dpr  #komisi-vii  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
IDUL ADHA 2026 AHMAD NAJIB
advertisement
Berita Lainnya
Berita

4.000 Buruh Pemasok Sepatu Nike Dirumahkan, Waka Komisi IX DPR Dorong Optimalkan Jaring Pengaman Bagi Pekerja

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 22 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua Komis IX DPR RI, Yahya Zaini menyoroti informasi mengenai 4.000 buruh pabrik produsen sepatu olahraga pemasok merek global Nike di Kabupaten Bandung, Jawa ...
Berita

Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar Jazuli Juwaini Dukung Sikap MUI: Tolak Tegas LGBT dan Kampanyenya

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, Jazuli Juwaini, menyatakan dukungan terhadap sikap MUI yang mendorong ketegasan negara dalam menghadapi perilaku LGBT dan segala ...