Jakarta
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Jumat, 17 Feb 2017 - 19:07:20 WIB
Bagikan Berita ini :

Pengamat: Partisipasi Etnis Cina Melojak Tajam dan Solid Dukung Ahok

25ahok.jpg
Basuki Tjahaja Purnama (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno mengatakan, tingginya angka partisipasi warga keturunan Cina di beberapa titik di Jakarta tak terlepas dari adanya sentimen keagamaan dan etnis.

"Di semua level kelas dan strata sosial, agama dan etnis, tingkat partipasinya juga meningkat tajam. Misalnya antusiasme pemilih Cina yang massif di sejumlah wilayah seperti Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Biasanya mereka ini tak terlalu aware (peduli) terhadap persoalan politik. Tapi, pilkada kali ini partisipasi mereka terbilang massif," terang dia di Jakarta, Jum'at (17/02/2017).

Menurutnya, salah satu alasan yang bisa dikemukan kenapa pemilih dari kalangan Cina ini meningkat tajam adalah disebabkan oleh sosok Gubernur DKI Jakarta Petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang ikut berkompetisi.

"Ahok menjadi magnet elektoral terhadap partisipasi mereka (etnis Cina) di pilkada kali ini. Fenomena ini merupakan sesuatu hal yang wajar dalam demokrasi kita, di mana pemimpin dipilih karena ada rasa kesamaan etnis tertentu," ungkapnya.

Bahkan, lanjut dia, banyak lembaga survei yang merilis tingkat soliditas etnis Cina terhadap Ahok.

"Itu pun terbukti setelah hari pencoblosan, di TPS-TPS komunitas Cina, Ahok menang telak. Ini menunjukkan mereka cukup solid," terang dia.

Menurutnya, dalam banyak simulasi survei juga disebutkan bahwa pilihan etnis Cina tidak akan pernah berubah meski Ahok diguncang badai isu apapun secara bertubi-tubi. Badai isu itu tidak akan pernah menggoyahkan soliditas etnis Tionghoa kepada Ahok.

"Dalam studi perilaku pemilih, etnis dan agama menjadi basis solidaritas yang cukup kuat untuk memilih calon. Perasaan dekat karena alasan etnis dan agama ini menjadi insentif dalam politik elektoral kita saat ini. Dalam politik, tak ada yang salah dari ini semua," pungkasnya. (icl)

tag: #ahokdjarot  #cina  #pilkada-jakarta-2017  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

INDONESIA DAN KEPEMIMPINAN DUNIA: DIMULAI DARI DALAM

Oleh Ariady Achmad
pada hari Minggu, 01 Mar 2026
Dunia hari ini sedang gelisah. Konflik geopolitik meningkat, ketegangan energi mengguncang ekonomi global, dan rivalitas kekuatan besar semakin terbuka. Dalam situasi seperti ini, banyak yang ...
Jakarta

Tujuh Indikator Pelemahan Ekonomi dan Tantangan Pertumbuhan.

Situasi perekonomian Indonesia saat ini menunjukkan berbagai tanda pelemahan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Setidaknya terdapat tujuh indikator utama yang menggambarkan kondisi ini: 1. ...