Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Selasa, 23 Mei 2017 - 18:26:18 WIB
Bagikan Berita ini :

Buku "Usut Tuntas Dugaan Korupsi Ahok" Dinilai Pemicu Semangat Pergerakan

79habil-ppp-mandra.jpg
Habil Marati dalam peluncuran buku Marwan di Gedung KK Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (23/5/2017) (Sumber foto : Mandra Pradipta/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Mantan anggota DPR Fraksi PPP Habil Marati menilai, peluncuran buku karya Marwan Batubara berjudul 'Usut Tuntas Dugaan Korupsi Ahok' merupakan pemicu semangat pergerakan.

Sebab, kata dia, buku karya direktur eksekutif Indonesian Resources Studies (IRESS) itu sangat layak menjadi referensi masyarakat luas, lantaran berisi kebobrokan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Saya kira Marwan menulis buku tentang Ahok ini kan merupakan kepedulian dia terhadap kasus-kasus korupsi yang dirasakan oleh Ahok, yang kesannya itu sangat di design penguasa, ternyata korupsi Ahok ini kan melibatkan banyak orang sehingga ini harus dibuka," kata Habil dalam peluncuran buku Marwan di Gedung KK Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (23/5/2017).

Selain itu, Habil menerangkan, kasus korupsi saat ini telah bergeser menjadi isu ketimpangan sosial dan etnis. Dan hal ini, ungkap dia, bisa merugikan negara bila KPK tidak serius mengusut tuntas kasus korupsi Ahok.

"Korupsi itu menimbulkan kesenjangan antar daerah, korupsi ini menimbulkan negara di dalam negara," ujarnya.(yn)

tag: #ahok  #korupsi  #korupsi-ups  #rs-sumber-waras  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Hardjuno Wiwoho: Jangan Pertaruhkan Kedaulatan Negara demi Kepentingan Sesaat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 30 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pengamat Hukum dan Pembangunan, Hardjuno Wiwoho, mengingatkan pemerintah agar tidak mempertaruhkan kedaulatan negara demi kepentingan sesaat, khususnya melalui kebijakan ...
Berita

AO PNM Mekaar Tekadkan Cita-Cita Mulia Sejak Usia Belia

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Setiap pukul tiga dini hari, ketika sebagian besar anak seusianya masih terlelap, Jeni Adilasari sudah terbiasa terjaga. Di sebuah rumah sederhana di Bojonegoro, sejak ...